Baznas Kuansing Himpun Zakat Rp8 Miliar

Syahdan Nurdin
·Bacaan 1 menit

VIVA – Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) sepanjang tahun 2020 berhasil menghimpun zakat sebesar Rp8 miliar atau lebih rendah Rp1 miliar dibandingkan target penghimpunan zakat ditetapkan sebesar Rp9 miliar.

"Penghimpunan zakat sebesar Rp8 milair itu sudah disalurkan untuk mempercepat pengentasan kemiskinan di daerah itu," kata Ketua Pelaksana Baznas Kuansing, Marketa dalam keterangannya kepada media di Pekanbaru, Rabu.

Untuk penyalurannya dilakukan melalui lima program unggulan Baznas Kuansing yakni pertama Kuansing Sehat, yaitu berkaitan dengan kesehatan seperti bantuan terhadap masyarakat yang kurang mampu dalam menjalani perawatan dirumah sakit, Kuansing Cerdas adalah, upaya baznas dalam membantu masyarakat dalam bidang yang berkaitan dengan pendidikan dari keluarga tidak mampu.

Program berikutnya melalui Kuansing Makmur adalah, upaya Baznas dalam memperdayakan ekonomi masyarakat yang kurang mampu dengan cara membuka Usaha Ekonomi Produktip (UEP), dan Kuansing Peduli, yaitu bantuan yang diberikan Baznas terhadap orang yang mendapat bencana dan musibah.

Program lainnya Kuansing Fatwa adalah, program mengenai edukasi keagaman dengan cara pembekalan-pembakalan terhadap guru-guru dan, penyuluh agama.

"Secara penggunaan dan laporan keuangan Baznas Kuansing melakukannya secara transparan dan Alhamdulillah selama 2 tahun berturut-turut yakni tahun 2019 dan 2020 Baznas Kuansing mendapatkan penilaian Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) Berdasarkan Laporan keuangan dan laporan auditor independen," kata Marketa.

Sementara itu target penghimpunan zakat tahun 2021 ditetapkan sebesar Rp10 miliar sehingga masyarakat perlu tersu didorong untuk mempercayakan penyaluran zakat ke lembaga resmi Baznas Kuansing, berikutnya dapat membantu masyarakat dengan sejumlah program yang telah ditetapkan itu. (ant)