Baznas Pastikan Dana Umat Tak Akan Mengalir ke Kelompok Teroris

Daurina Lestari, Arrijal Rachman
·Bacaan 2 menit

VIVA – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) memastikan bahwa dana umat, yang menjadi tanggung jawab pengelolaannya, tidak akan sampai mengalir untuk membiayai kegiatan kelompok-kelompok teroris seperti ISIS.

Ketua BAZNAS, Noor Achmad mengakui, selama ini memang ada laporan dari masyarakat, dan temuan dari pihak kepolisian bahwa dana umat yang masuk melalui kotak amal kerap kali dimanfaatkan kelompok tertentu.

"Sebelumnya memang ada laporan-laporan itu dari masyarakat kemudian temuan dari Polri, beberapa kotak amal yang digunakan untuk kegiatan-kegiatan yang non sesuai dengan tujuan Baznas," katanya kepada VIVA, Minggu, 31 Januari 2021.

Akan tetapi, Achmad menekankan, Baznas telah menelusuri kotak amal-kotak amal yang disalahgunakan tersebut. Hasilnya kotak amal itu dikeluarkan Lembaga Amil Zakat Abdurahman bin Auf (LAZ ABA).

Aliran dana umat itu melalui LAZ ABA masuk ke kantong kelompok teroris ISIS, pada Desember 2020. Akan tetapi, Achmad menjamin bahwa seluruh kotak amal berlabel LAZ ABA saat ini sudah tidak ada lagi.

"Itu sudah kita kaji dan teliti dan sudah kita minta klarifikasi, tapi sampai saat ini belum ada klarifikasi. Tapi seluruh kotak yang berlabel LAZ ABA sudah hilang dari peredaran," ungkap Achmad.

Baca juga: Viral, Hasil Rapid Antigen COVID-19 Keluar Tanpa Tes

Untuk mencegah hal itu kembali terjadi, Achmad menyatakan, bahwa Baznas akan segera melakukan kerja sama dengan Polri. Selain itu juga akan melakukan pembinaan terhadap LAZ dan Unit Pengumpul Zakat (UPZ).

"Terutama yang ada di kementerian-kementerian dan BUMN, itukan seharusnya ke Baznas. Kita akan teliti mereka semua sudah ke Baznas semua atau belum, kemudian kalau belum UPZ yang mereka bentuk itu seperti apa dananya, pelaporannya seperti apa," ucap dia.

Achmad menilai, seluruh dana umat yang masuk ke LAZ atau UPZ merupakan tanggung jawab Baznas untuk mengontrolnya. Jika ada LAZ dan UPZ yang tak patuh, dipastikannya akan ditertibkan oleh Baznas.

"Itu kan tanggung jawab kita semua. Jadi kami sekarang akan tertibkan seluruhnya kalau nanti ada indikasi sulit ditertibkan. Kami kerja sama dengan kepolisian akan ditindaklanjuti kepolisian," ungkap dia.

Sebagaimana diketahui, Ketua Umum PBNU Said Aqil Siroj sebelumnya juga sempat menyinggung larinya dana dari Baznas ke ISIS saat bertemu dengan Kapolri Listyo Sigit pada 28 Januari 2021.