Baznas Siak terima 100 domba program kurban via daring

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Siak menerima 100 ekor domba dari Baznas Pusat dalam program kurban via daring dan sekaligus melakukan penyembelihan di Balai Ternak Mulia Harapan Farm Kampung Dayun, Kecamatan Dayun.

"Bantuan dari Baznas Pusat awalnya 100 ekor domba dan 7 ekor sapi. Namun terkendala harga sapi yang sudah ditentukan oleh Baznas pusat sehingga 7 ekor sapi terpaksa dibatalkan," kata Ketua Baznas Siak, Samparis bin Tatan di Siak, Senin.

Dalam kegiatan pemotongan hewan kurban tersebut hadir Wakil Bupati Siak, Husni Merza. Dia mengapresiasi program kurban via daring dapat membantu masyarakat yang ingin berkurban tanpa harus mencari hewan kurban sendiri.

Itu karena petugas dari baznas membantu mencarikan hewan kurban sampai dengan penyalurannya. Dengan begitu hewan-hewan kurban ini tentu sudah melalui pemeriksaan oleh Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Siak.

Baca juga: Kementerian Koperasi salurkan dua hewan kurban sapi melalui Baznas

Baca juga: Kurban Online Baznas jadi upaya pemerataan distribusi daging kurban

"Apresiasi tertinggi kami berikan kepada Baznas Kabupaten Siak atas pelaksanaan program kurban via daring. Nantinya daging ini akan disalurkan ke masyarakat kurang mampu dan pondok pesantren dan narapidana yang ada di Kabupaten Siak," ujarnya.

Ia juga mengucapkan terimakasih kepada pihak perbankan yang juga ikut berkontribusi terhadap pendistribusian hewan kurban.

"Selaku Pemerintah Kabupaten Siak kami mengucapkan terimakasih kepada pihak perbankan yang juga ikut berkontribusi membantu program Baznas Kabupaten Siak dalam penyaluran daging hewan kurban," sebutnya.

Disampaikannya bahwa pada pelaksanaan Idul Adha 1443 Hijriah tahun ini jumlah hewan kurban mencapai 3.391 ekor tersebar di seluruh kecamatan yang ada di Negeri Istana. Hewan kurban tersebut telah melalui pemeriksaan oleh Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Siak, untuk memastikan tidak terjangkit wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

"Saya ucapkan terimakasih dan apresiasi kepada jajaran Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Siak yang telah memastikan tahun ini hewan kurban terbebas dari kekhawatiran terjangkit penyakit mulut dan kuku,” ujarnya.*

Baca juga: Baznas: Potensi ekonomi kurban capai Rp31,6 triliun

Baca juga: Warga dari luar negeri pun manfaatkan layanan kurban Baznas Yogyakarta

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel