BBM 2 Harga, YLKI Minta Konsumen Jangan Jadi Yoyo

  • Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    Tempo
    Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan menyayangkan penolakan Istana atas akuisisi Bank Tabungan Negara (BTN) oleh Bank Mandiri. "Sayang sekali sebenarnya. Momentum yang sangat baik tidak bisa kita manfaatkan," kata Dahlan kepada wartawan melalui pesan pendek pada Rabu, 23 April 2014. …

  • Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    Merdeka.com
    Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    MERDEKA.COM. Kemarin, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melalui Sekretaris Kabinet (Setkab) Dipo Alam meminta Menteri BUMN Dahlan Iskan menunda rencana privatisasi PT. Bank Tabungan Negara (BBTN). …

  • Kemendag klaim industri fesyen muslim RI paling ternama di dunia

    Kemendag klaim industri fesyen muslim RI paling ternama di dunia

    Merdeka.com
    Kemendag klaim industri fesyen muslim RI paling ternama di dunia

    MERDEKA.COM. Kementerian Perdagangan mengklaim industri fesyen muslim Indonesia saat ini paling ternama di dunia. Industri sejenis di Malaysia, negara muslim terdekat, dinilai belum mampu menyaingi. …

TEMPO.CO , Jakarta: Pengurus Harian YLKI, Tulus Abadi mengungkapkan bahwa opsi kebijakan BBM dua harga akan melebarkan disparitas harga dan memperbesar kemungkinan penyelewengan. Selain itu, bbm harga ganda juga berpotensi menyebabkan konflik sosial di lapangan. »Jangan sampai dua harga ini dijadikan komoditas politik menjelang 2014,” ujarnya  dalam Diskusi BBM Harga Ganda di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu 27 April 2013.

Kondisi SPBU yang menjual BBM dengan harga yang berbeda-beda akan membuat repot konsumen yang harus mencari dahulu SPBU yang menyediakan BBM sesuai kemampuan si konsumen,”Banyak konsumen yang tidak mau tahu, konflik di lapangan tidak akan terhindarkan,” ucap Tulus.

Selain itu, banyak SPBU tidak bisa melakukan penolakan pada konsumen karena akan menimbulkan antrian panjang. Pengamanan dari Kepolisian pun dinilai Tulus tidak efektif, »Berapa banyak polisi yang harus dikerahkan untuk mengawasi orang isi bensin? Masa isi bensin dikawal polisi,”  kata dia. 

Dalam hubungannya dengan kebijakan transportasi, opsi kebijakan dua harga ini sangat tidak bersinergi. »Nanti apabila MRT dibangun tidak ada penumpangnya karena masih dimanja dengan BBM subsidi,” ujarnya. Selain itu, produksi kendaraan bermotor pun akan terus meningkat. Bagi Tulus, solusi yang paling realistis adalah dengan menaikkan harga BBM dan menerapkan satu harga. »Konsumen jangan dijadikan yoyo, segera ambil keputusan yang tegas,” tutup Tulus.

TIKA PRIMANDARI

Topik Terhangat:

Edsus Sosialita | Ustad Jefry | Caleg | Ujian Nasional | Bom Boston

Baca juga:

Pria Tampan Diusir dari Arab Angkat Bicara

Twit Terakhir, Ustad Uje Baca Doa Mau Tidur

Ini Spesifikasi Motor Gede yang Ditunggangi Uje

Pose 'Ajaib' Para Sosialita di Depan Kamera

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...