BCA Siap Luncurkan Aplikasi Bank Digital Blu, Ini Fitur Lengkapnya

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta - BCA Digital sebagai anak perusahaan BCA mengumumkan bakal menghadirkan aplikasi bank digital yang diberi nama Blu. Untuk diketahui, BCA Digital merupakan anak usaha paling baru BCA dan hasil transformasi dari Bank Royal yang diakusisi pada 2019.

Menurut Direktur Utama BCA Digital Lanny Budiati, BCA dan BCA Digital merupakan dua entitas berbeda. Sebab, keduanya memiliki segmen, strategi, maupun model bisnis masing-masing.

"BCA Digital menjadi customer based generator untuk BCA Group. Jadi, melayani nasabah baru yang belum dilayani BCA sehingga ikut memperluas pangsa pasar," tutur Lanny saat konferensi pers virtual, Rabu (30/6/2021).

Selain itu, BCA Digital diharapkan bisa menjadi nurtured future customer dan technology incubator bagi BCA.

Adapun untuk produk dari BCA Digital, menurut Lanny, pihaknya akan meluncurkan aplikasi bank digital Blu pada 2 Juli 2021 di Android, sedangkan menyusul setelahnya di iOS. Sesuai namanya, Blu merupakan ekosistem bank digital tanpa kantor cabang, tapi tetap terintegrasi dengan semua infrastruktur dari BCA.

"Blu hadir sebagai next generation bank yang memberikan kendali bagi setiap nasabah dalam mengatur keuangan mereka," tutur Lanny menjalaskan. Kehadiran Blu juga tidak lepas dari potensi perkembangan bank digital di Indonesia yang masih sangat besar.

Berdasarkan laporan Google, Temasek, dan Bain & Company 2019, ada 92 juta populasi Indonesia yang belum pernah mengakses bank dan layanan finansial yang ditawarkan. Namun sebagian besar masyarakat kini sudah memiliki smartphone, sehingga layanan bank digital dapat menjadi pilihan bagi masyarakat untuk mulai mengakses layanan perbankan.

Di samping itu, kondisi pandemi Covid-19 saat ini ikut mendorong masyarakat melakukan aktivitasnya secara online, termasuk perbankan. Karenanya, peningkatan transaksi secara digital terbilang meningkat.

Dengan kondisi tersebut, Lanny menuturkan, Blu menargetkan nasabah yang masuk kategori digital savvy, terlepas dari usianya. Maksudnya, nasabah yang disasar merupakan mereka yang terbiasa memakai aplikasi dan smartphone untuk menunjang aktivitasnya, baik itu pelajar, mahasiswa, profesional, dan pengusaha.

Fitur di Aplikasi Blu

Ilustrasi aplikasi Blu dari BCA Digital. (Foto: BCA Digital)
Ilustrasi aplikasi Blu dari BCA Digital. (Foto: BCA Digital)

Untuk menunjang layanan bank digital ini, Lanny mengatakan, Blu dibekali dengan sejumlah fitur inovatif. Salah satunya adalah pembukaan rekening untuk BluAccount sepenuhnya dilakukan secara online melalui aplikasi.

Selain itu, para nasabah juga dimungkinkan untuk membuat budgeting hingga 10 rekening tabungan memanfaatkan fitur BluSaving. Ada pula fitu BluGether untuk memudahkan nasabah mengumpulkan uang dari beberapa orang.

"Lalu ada pula fitur BluDeposit yang mudah pembukaanya. Fitur ini juga mungkin satu-satunya deposito yang dapat di-topup nominalnya dalam kurun waktu enam hari setelah pembukaan," tutur Lanny menjelaskan.

Nasabah juga dapat melakuan pembayaran tagihan, topup ewallet, hingga pembelian paket data di aplikasi Blu. Berkat integrasi dengan infrastruktur BCA, nasabah dapat melakukan tarik atau setor tunai secara gratis di seluruh ATM BCA di Indonesia.

Mengingat Blu merupakan bank digital tanpa cabang, Lanny mengatakan, BCA Digital pun membangun call center menjadi garda depan. Call center bernama HaloBlu ini dibangun dari tim HaloBCA yang memang didedikasikan untuk nasabah Blu.

Bangun Ekosistem

Direktur IT dan Operasional BCA Digital, Iman Sentosa, pun menuturkan BCA Digital nantinya juga akan mengembangkan infrastruktur ekosistem digital yang terintegrasi, tidak hanya aplikasi Blu.

"Dalam hal ini, membangun ekosistem digital menjadi prioritas utama kami, karena being digital berarti bisa menghubungkan banyak orang dengan kenyamanan dan pengalaman terbaik," tutur Iman.

(Dam/Isk)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel