BCF Kembali Buka Program Magang CLP, Kini Gandeng 3 Universitas

·Bacaan 2 menit

VIVA – Bakrie Center Foundation (BCF) kembali mengadakan rekrutmen magang Campus Leaders Program (CLP) angkatan ketiga. Setelah sebleumnya telah sukses pada angakatan satu dan dua di awal tahun 2021.

Jika pada penyelenggaraan sebelumnya hanya bekerja sama dengan satu perguruan tinggi, kali ini BCF bekerja sama dengan 3 perguruan tinggi yakni Universitas Bakrie, Universitas Negeri Jakarta (UNJ), dan Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah (UIN) Jakarta.

Rekrutmen CLP angkatan ketiga dilakukan sejak awal bulan Juli 2021 hingga 10 Agustus mendatang. Peserta magang terpilih akan turun langsung ke lembaga mitra BCF untuk ikut berkontribusi dalam memecahkan permasalahan sosial yang ditangani oleh masing-masing lembaga. Ada dua lembaga yang berpartisipasi, yaitu Benua Lestari Indonesia yang berada di Tangerang serta Pejuang Tangguh (PETA) yang berlokasi di Rawamangun.

Benua Lestari Indonesia fokus dalam pemecahan permasalahan sampah dan lingkungan, sedangkan PETA berfokus pada pendampingan dan upaya eliminasi TBC di Indonesia. Keduanya merupakan peraih fellowship Lead Indonesia tahun 2019.

Program magang akan berlangsung selama 4,5 bulan dan sebagian besar kegiatan akan dilakukan secara daring, mengingat situasi pandemi yang belum sepenuhnya terkendali. Meskipun dilakukan secara daring, namun harapan untuk menciptakan inovasi dalam meningkatkan kapasitas setiap komunitas cukup tinggi. Situasi ini menjadi tantangan tersendiri baik bagi lembaga maupun mahasiswa.

Founder & Chairman BCF, Anindya Bakrie menyatakan, CLP ini merupakan upaya BCF untuk mendekatkan anak muda kepada isu-isu sosial serta mencetak pemimpin yang penuh empati.

Baca juga: OJK Ungkap Bank Banyak Duit Bikin Bunga Tabungan dan Deposito Turun

“Ini merupakan pencapaian yang baik di tengah pandemi. Dengan bertambahnya universitas yang menjadi mitra BCF dalam menyelenggarakan program magang, artinya BCF berpeluang untuk memperluas jangkauan dan mengajak lebih banyak anak muda untuk melakukan karya dan memberikan dampak positif bagi masyarakat luas,” tutur Anin.

Sementara itu, Staf Pengembang Wakil Rektor Bidang Akademik, Neneng Siti Silfi Ambarwati menegaskan, CLP tidak hanya menyediakan program magang bagi mahasiswa semester akhir. Tetapi juga menyediakan wadah bagi para mahasiswa semester 1-6 yang memiliki passion di bidang kerelawanan melalui sub-program Volunteer For Change. Dengan adanya sub-program kerelawanan, semakin menguatkan CLP sebagai program magang untuk mencetak generasi muda yang mempraktikkan nilai-nilai empati.

“UNJ sangat mendukung program ini karena dapat memberikan kesempatan mahasiswa untuk mengikuti magang khususnya dalam waktu satu semester yang setara dengan 20 SKS. Tentunya ini mendukung kegiatan MBKM (Merdeka Belajar Kampus Merdeka),” ungkap

Kepala Program Studi Manajemen Universitas Bakrie M Taufiq Amir menambahkan, CLP bukan saja memberi kesempatan untuk belajar dan mempraktikkan kemampuan manajerial, menerapkan soft-skill, tapi juga dapat belajar pengelolaan proyek-proyek sosial.

"Jejaring yang luas dari BCF juga memberi memberi peluang untuk pengembangan karier mahasiswa,” tambahnya.

Melalui CLP, para mahasiswa terpilih akan membantu mitra komunitas dalam pelaksanaan operasional komunitas dan diharapkan dapat memberikan masukan serta inovasi yang dapat meningkatkan kapasitas mitra komunitas.

Selain turut serta dalam menyukseskan program Kampus Merdeka Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, para mahasiswa juga berpeluang meningkatkan experiential learning, yaitu penguatan empati sosial dan peningkatan kepemimpinan melalui ownership atas proyek sosial yang ditangani.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel