Bea Cukai dan Pemda Berkolaborasi Fokus Tingkatkan Ekspor

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Semangat pemerintah dalam mendorong ekspor yang begitu besar menjadikan sinergi antar instansi terus digalakkan dalam rangka meningkatkan ekspor nasional dengan mengoptimalkan potensi daerah dan meningkatkan pemahaman serta pengetahuan para pelaku usaha ekspor tentang prosedur dan fasilitasi ekspor.

Dalam mewujudkan hal tersebut, Bea Cukai menggelar sinergi dengan Pemda di beberapa wilayah yang kali ini dilakukan oleh Kantor Bea Cukai di wilayah Jawa Timur I, Juanda, Tasikmalaya, Kupang, dan Denpasar.

“UMKM dan para pelaku usaha lokal menjadi fokus bahasan untuk terus mendapatkan support dan asistensi ekspor agar ekspor nasional terus melesat,” kata Kasubdit Komunikasi dan Publikasi Bea Cukai, Hatta Wardhana.

Kantor Wilayah Bea Cukai Jatim I dan Bea Cukai Juanda menghadiri rapat koordinasi sinergi pendampingan ekspor di Kantor Export Center Surabaya, Gedung Dekranasda Provinsi Jawa Timur, Selasa (25/5), sebagai wujud nyata keseriusan pemerintah untuk terus mendorong ekspor produk lokal. Rapat membahas beberapa hal terkait ekspor, diantaranya fasilitas promosi dagang, penyebaran informasi/sosialisasi pemanfaatan hasil perundingan perdagangan bebas (FTA), serta pemutakhiran data eksportir dan pemetaan produk unggulan ekspor Jawa Timur.

Rapat koordinasi ini menyinergikan beberapa instansi yang terlibat langsung dalam proses ekspor, di antaranya adalah Balai besar karantina pertanian Surabaya, Balai karantina ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Surabaya I, Balai Besar POM Surabaya dan Bea Cukai Juanda.

Hatta mengatakan, dengan kerja sama yang baik antar instansi terkait dalam rangka mendorong ekspor produk UMKM di Jawa Timur akan menghasilkan peningkatan jumlah ekspor produk UMKM ke luar negeri.

Sementara itu pada hari yang sama, kegiatan seminar dan talkshow kegiatan penyusunan penerapan dan evaluasi rencana pembangunan industri yang diselenggarakan oleh Dinas Perindustrian Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral Pemerintah Kabupaten Garut, Bea Cukai Tasikmalaya turut menyampaikan materi ketentuan tatalaksana ekspor dan melakukan asistensi kepada para pengusaha yang ingin melakukan ekspor.

Bea Cukai Tasikmalaya mengajak instansi pemerintah terkait untuk membantu para pengusaha UMKM yang mau melakukan ekspor, dengan potensi yang luar biasa seharusnya ekspor bisa dilakukan.

Dari Provinsi Nusa Tenggara Timur, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi NTT juga mengadakan Focus Group Discussion dengan tema ‘Dukungan Fasilitasi Ekspor dan Impor terhadap rencana Kerjasama pembangunan Segitiga Ekonomi Kupang – NTT, Dili – RDTL dan Darwin Australia’ dengan salah satu narasumber dari Bea Cukai Kupang.

Dalam penjelasannya, Bea Cukai Kupang menjelaskan bahwa Bea Cukai siap dalam memberikan fasilitas untuk memudahkan para pelaku usaha demi memberikan dampak yang besar terhadap pembangunan ekonomi di Indonesia yang dalam hal ini di Segitiga Ekonomi Kupang, Dili, dan Darwin.

Selain itu, sinergi turut digelar Bea Cukai Denpasar dengan berkunjung ke Dinas Pertanian Provinsi Bali dalam rangka peningkatan ekspor yang mengenai potensi ekspor hasil pertanian Bali melalui pembukaan pasar ekspor di Jepang. Bekerjasama dengan Dubes RI di Jepang (Atase Keuangan), selanjutnya akan dilaksanakan pengiriman sampel hasil pertanian asli Bali ke Jepang berupa produk kopi, cokelat, porang, dan beras.