Bea Cukai Gencarkan Program Customs Visit Customer untuk Stakeholder

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta Bea Cukai terus berupaya menjalin kerja sama yang baik dengan stakeholder atau pengguna jasanya, agar mereka mengetahui lebih dalam proses bisnisnya. Hal itu dilakukan lewat program customs visit customer (CVC) yang dilaksanakan di kantor pelayanan Bea Cukai di berbagai daerah.

Lewat program itu, diharapkan setiap instansi dapat mengasistensi para pelaku usaha, menyelesaikan segala kendala yang dihadapi. Sekaligus sebagai upaya pengawasan untuk meningkatkan kepatuhan pengguna jasa terhadap aturan kepabeanan dan cukai yang berlaku.

"Kami tengah menggencarkan program CVC, karena lewat program ini Bea Cukai tidak hanya melakukan asistensi, tetapi juga berupaya untuk mengetahui proses bisnis para pengguna jasa lebih dalam sehingga jika ada kendala bisa dihadapi bersama, dan memantau kepatuhan para pengguna jasa," kata Kepala Subdirektorat Komunikasi dan Publikasi Bea Cukai, Tubagus Firman Hermansjah, pada Rabu (8/9).

Dia menyebutkan ada tiga kantor yang melaksanakan program CVC, yaitu Bea Cukai Palangkaraya, Bea Cukai Batam, dan Bea Cukai Teluk Bayur. Bea Cukai Palangkaraya melakukan kegiatan CVC ke PT Nagabhuana Aneka Piranti yang merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang ekspor kayu lapis (plywood).

Kepala Kantor Bea Cukai Palangka Raya, Qurnia Ahmad Bukhari mendiskusikan kegiatan dalam proses ekspor yang dilakukan oleh perusahaan serta kendala-kendala saat pelaksanaan kegiatan ekspor perusahaan tersebut.

"Bea Cukai Palangkaraya terus mengupayakan serta mengasistensi perusahaan tersebut untuk dapat diarahkan menggunakan fasilitas Kawasan Berikat. Diharapkan dengan adanya kegiatan CVC tersebut PT Nagabhuana Aneka Piranti dapat memanfaatkan fasilitas kepabeanan guna meningkatkan kegiatan ekspornya," ujarnya.

Tak berbeda, Bea Cukai Teluk Bayur juga melaksanakan kegiatan CVC ke salah satu kawasan berikat yang berlokasi di Area Pelabuhan Pelindo II Teluk Bayur, PT Padang Raya Cakrawala. Dalam kegiatan tersebut, Kepala Kantor Bea Cukai Teluk Bayur, Indra Sucahyo disambut hangat oleh General Manager PT Padang Raya Cakrawala, Julianus Tarigan dan diajak berkeliling melihat langsung kegiatan-kegiatan yang dilakukan di perusahaan.

"Kunjungan tersebut diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan pelayanan Bea Cukai Teluk Bayur pada kawasan berikat yang ada di bawah pengawasannya," kata Firman.

Selain Bea Cukai Palangkaraya dan Bea Cukai Teluk Bayur, Bea Cukai Batam juga mengunjungi PT Asinusa Putera Sekawan yang terletak di Perairan Pulau Nipa, Selat Singapura, Provinsi Kepulauan Riau.

Agenda dari kegiatan kunjungan Bea Cukai Batam untuk melaksanakan CVC dan mensosialisasikan pembangunan wilayah birokrasi bersih dan melayani (WBBM). Kegiatan kunjungan CVC dipimpin oleh Kepala Kantor Bea Cukai Batam, Ambang Priyonggo.

Dijelaskan Firman, Pulau Nipa dipilih untuk dikunjungi karena melihat peluang bisnis yang bagus karena termasuk salah satu pulau terluar dari dua belas pulau yang perlu mendapat perhatian khusus karena letaknya cukup dekat dengan Singapura. Pulau Nipa terletak di alur pelayaran lalu lintas internasional.

Secara regional, Pulau Nipa berada di peta kerja sama kawasan Indonesia-Malaysia-Singapore Growth Triangle (IMS-GT). Posisi ini membuat kawasan Pulau Nipa dapat menempati posisi strategis dalam lalu lintas barang dan jasa antar negara, terutama dengan negara ASEAN lainnya.

"Pulau Nipa memang memiliki peluang bisnis yang bagus baik dari sisi swasta maupun dari sisi pemerintahan. Ke depannya, Pulau Nipa ini akan menjadi area konsesi dengan beberapa proses bisnis seperti floating storage unit (FSU) dan ship-to-ship (STS)," ucap Firman.

Firman pun menyebutkan bahwa sebagai bentuk dari dukungan Bea Cukai Batam atas pengembangan ekonomi di Pulau Nipa, PT Asinusa Putera Sekawan telah ditetapkan sebagai penyelenggara pusat logistik berikat (PLB).

Perusahaan juga mendapatkan asistensi Bea Cukai Batam atas pengaktifan kembali kawasan PLB dan status penyelenggaraan PLB. Saat ini, perusahaan tengah bersiap diri untuk berperan aktif dalam kegiatan FSU dan STS.

"Kunjungan Bea Cukai Batam ke PT Asinusa Putera Sekawan di Pulau Nipa menjadi bentuk dukungan serius Bea Cukai Batam untuk mendorong perekonomian negeri. Pemanfaatkan potensi kemaritiman yang dimiliki negara secara optimal akan memberikan dampak positif bagi perekonomian Indonesia," tutup Firman.

(*)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel