Beauty Influencer Suntik Botoks Rp200 Ribuan, Kini Tak Bisa Minum Pakai Sedotan

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Prosedur kecantikan, termasuk suntik botoks, menawarkan beragam manfaat. Namun, Anda tentu juga sudah sering mendengar cerita efek sampingnya, dan kali ini giliran beauty influencer Elyse Reneau yang menceritakan pengalamannya.

Melalui rangkaian video di akun TikTok-nya, @elysereneau, baru-baru ini, Reneau memperingatkan orang-orang tentang realitas suntik botoks. Berdasarkan pengalamannya, setelah mendapat suntikan untuk menghilangkan garis di dekat bibirnya, ia tidak bisa lagi melakukan berbagai tugas sederhana.

Reneau menerima dua suntikan seharga 20 dolar Amerika Serikat (AS) (Rp289 ribu). Walau mengaku menikmati manfaat prosedur tersebut, ia juga dengan santai menunjukkan bagaimana hal itu berdampak negatif padanya setiap hari.

"Saya pikir itu berhasil. Suntik botoks telah melembutkan bibir atas saya, tapi saya tidak bisa lagi minum dari sedotan," katanya, bercerita bahwa air menyembur keluar dari mulutnya setelah mencoba minum dari sedotan.

Kemudian dalam sebuah komentar, ia mengatakan merasa sedikit seperti trenggiling saat minum karena bibirnya yang menonjol. "Saya tidak (melakukan) lip flip, saya tidak ingin bibir saya jadi lebih besar, saya hanya ingin melembutkan sedikit garis, sehingga masih bisa tersenyum secara normal," imbuhnya.

Satu hal lain yang diakuinya sebagai kesulitan besar sekarang adalah mengunyah. "Banyak dari kalian mengatakan untuk minum dari sisi mulut saya, dan itu 100 persen berhasil," urainya. "Memakai lipstik sedikit lebih menantang karena saya tidak bisa menggosok bibir saya."

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Tidak Bisa Bersiul dan Kesulitan Memakai Obat Kumur

Beauty influencer, Elyse Reneau, curhat efek samping suntik botoks yang dialaminya. (dok. tangkapan layar video TikTok @elysereneau/https://www.tiktok.com/@elysereneau/video/6995253244477902086)
Beauty influencer, Elyse Reneau, curhat efek samping suntik botoks yang dialaminya. (dok. tangkapan layar video TikTok @elysereneau/https://www.tiktok.com/@elysereneau/video/6995253244477902086)

Seorang pengikut bertanya apakah Reneau bisa berciuman. Awalnya ia tidak yakin, namun dalam komentar lanjutan ia berkata, "Berciuman tidak masalah." Meski ini adalah kabar baik, ia mengatakan, "Saya tidak bisa lagi bersiul."

"Apakah karena daerah itu kaku? Atau mati rasa? Apakah itu sementara?" tanya seseorang yang penasaran. Reneau menjawab, "Ini membeku. Rasanya seperti perawatan gigi, tapi saya masih bisa merasakannya."

Wanita lain mengatakan ia tidak yakin apakah ia bisa mendapat hasil serupa dari prosedur tersebut. "Saya menginginkan ini (lip botox), tapi saya diperingatkan untuk tidak melakukannya, terutama saat menyikat gigi!" tulisnya.

Namun, Reneau menjawab, "Menyikat gigi bukanlah masalah. Memakai obat kumur yang menantang."

Apa Itu Lip Botox?

Ilustrasi botoks. (dok. Foto Gustavo Fring/Pexels)
Ilustrasi botoks. (dok. Foto Gustavo Fring/Pexels)

Melansir The Sun, Kamis, 26 Agustus 2021, Rupesh Shah dari London Lip Clinic menjelaskan apa yang sebenarnya telah dilakukan Reneau. "Lip Botox berbeda dengan prosedur Lip Filler yang lebih serius," katanya.

"Sama seperti penggunaan botoks di dahi, itu mencegah pelepasan neurotransmitter yang disebut asetilkolin, yang dilepaskan ke dalam tubuh untuk membuat otot berkontraksi," papar Shah.

"Saat disuntikkan ke bibir, itu melemaskan area otot orbicularis oris, merelaksasi ketegangan di otot ini, dan membiarkan bibir membalik ke atas, menciptakan tampilan trendi yang populer," katanya.

Biaya standar suntik botoks di Inggris, Shah mengatakan, berkisar antara 150 hingga 250 pound sterling (Rp2,9 juta--Rp4,9 juta). "Seperti halnya semua prosedur kosmetik, tindakan profesional medis selalu disarankan," tutupnya.

Infografis Fenomena Operasi Plastik

Infografis Fenomena Operasi Plastik (Liputan6.com/Triyasni)
Infografis Fenomena Operasi Plastik (Liputan6.com/Triyasni)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel