Moge Rusia Resmi Dipasarkan di Indonesia

Otosia.com - Dominasi Harley-Davidson di segmen motor gede alias moge di Indonesia, lambat laun mulai tergeser dengan masuknya beberapa kompetitor baru. Usai Victory, kini hadir moge Ural yang berasal dari Rusia.

Melalui distributor Istana Sepeda (IS), Ural menghadirkan dua tipe, yakni Gear Up dan Retro. Masing-masing dipaket dengan sidecar (sespan) yang menjadi ciri khas motor andalan Negeri Beruang Merah itu saat Perang Dunia II.

Sebelumnya Ural sudah beredar di Bandung dan Yogyakarta, namun tanpa dilengkapi surat-surat kendaraan. Kini, para pemilik Ural bisa memilikinya dengan kelengkapan surat-surat resmi.

Ferdy Suharjo, Marketing Staff IS, mengatakan bahwa ketertarikan pihaknya memasukkan Ural didasari oleh keunikannya, yakni mesin berkapasitas 749 cc dan pengerjaan bodi motor secara handmade.

Ural Gear Up didesain seperti kendaraan perang. Berwarna dasar hijau tentara, dengan aksen loreng khas pasukan angkatan darat. Kesan lawas tampak pada ban cadangan di atas sidecar dan tangki cadangan bahan bakar di samping sepeda motor.

Sementara Ural Retro lebih bernuansa klasik dengan warna hitam dengan striping putih di sekitar bodi. Penampilannya bersih dan elegan, tak seperti Gear Up yang lebih garang.

Soal spesifikasi, keduanya mengadopsi teknologi masa kini. Mesinnya dua silinder segaris berlawanan, dengan total kapasitas 749 cc yang dipadu transmisi empat percepatan dan mempunyai tenaga maksimum 40 PS pada 5.600 rpm.

Harga banderol untuk Ural adalah Rp. 350 juta untuk Retro dan Rp. 340 juta untuk Gear Up, on-the road Jakarta. Ketersediaan suku cadang pun dijamin, meski harus inden terlebih dahulu. (kpl/bun)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.