Beberapa Faktor Yang Pengaruhi Konsumsi BBM Kendaraan (2)

3. Busi

Faktor ketiga yang memiliki pengaruh dalam konsumsi bahan bakar adalah busi. Tapi dalam faktor ketiga ini kendaraan dengan menggunakan mesin diesel tentu tidak ikut di dalamnya karena seperti yang telah di jelaskan sebelumnya bahwa mesin diesel tidak menggunakan busi sebagai pematik pembakaran dalam ruang bakar.

Busi pada mesin bensin diperuntukan sebagai pematik dalam membakar bahan bakar yang tercampur oksigen dan terkompresi oleh piston. Yang harus kita ketahui adalah jenis busi yang beredar di pasaran sangat banyak jenisnya. Dan yang harus diperhatikan dalam pemilihan busi juga harus sesuai dengan buku manual kendaraan.

Kadang ada persepsi orang jika mengganti dengan busi racing maka tenaga kendaraan akan bertambah atau bahkan konsumsi BBM jadi irit karena percikan dari busi menjadi lebih baik. Memang asumsi tersebut tidak salah apabila didukung dengan faktor pertama yaitu penggunaan jenis BBM yang memiliki oktan lebih tinggi dan juga penggunaan kabel busi racing pula.

Kalau dengan kondisi mesin standar, lebih baik menggunakan busi yang sesuai standar pabrik pula. Umur pemakaian busi juga ada batasnya yang dapat dilihat dari jarak celah antara elektrode yang semakin melebar. Jika hal ini terjadi dan Anda biarkan maka pembakaran pada ruang bakar tidak sempurna dan alhasil kendaraan menjadi boros.

4. Service Berkala

Pada faktor keempat ini juga ada hubungannya dengan faktor ketiga dan kedua. Sebab dalam hal ini sering kali orang abaikan dan menggampangkan. Padahal Service berkala ini sama halnya kita memeriksakan kesehatan kendaraan kita kepada dokter (dokter mesin).

Dalam hal ini juga dianjurkan dilakukan dengan berdasarkan jarak tempuh dari suatu kendaraan. Jika dalam urusan service berkala diabaikan makan dampak borosnya konsumsi BBM bisa dua kali lipat. Karena jika sektor jantung pacu tidak sehat maka akan banyak berdampak buruk pada kendaraan juga pada segi ekonomi sang pemilik.

Sebab dengan membiarkan suatu gejala kecil terjadi maka akan membuat dampak berantai pada berbagai sektor mesin, kelistrikan pada kendaraan dan tentu akan semakin memerlukan biaya yang sangat besar jika untuk membenahi kerusakan yang terjadi. Tentu hal ini tidak ingin Anda alami bukan?

5. Tekanan Udara Pada Ban

Pada faktor kelima ini pasti hampir semua orang mengetahuinya. Karena kalau mengemudi kendaraan dengan tekanan udara pada roda kurang tentu akan sangat terasa tidak enak dan berat.

Roda pada kendaraan sama halnya sebuah sepatu seorang atlet lari. Jika roda-roda pada kendaraan memiliki tekanan udara yang sesuai maka kendaraan akan sangat mudah dalam melaju dan juga ringan untuk dikendalikan

6. Beban Mesin

Nah pada bagian ini akan sangat jarang didengar bagi sebagian orang awam. Sebab istilah ini sering dipergunakan dalam dunia otomotif secara teknis. Yang dimaksud sebagai beban mesin ini adalah beban yang harus dipikul oleh sebuah kendaraan.

Dan pada faktor kelima itu juga termasuk dalam beban mesin apabila tekanan udara pada ban kurang. Dalam buku manual setiap kendaraan juga disampaikan bobot maksimal yang dapat dipikul sebuah kendaraan dan jadikan informasi ini sebagai patokan.

Selanjutnya yang masuk dalam beban mesin adalah penggunaan sistem kelistrikan kendaraan baik dari lampu hingga pada sistem audio. Mungkin Anda beranggapan kelistrikan semua yang ada berasal dari Accu.

Memang tidak salah, cuma Accu sebenarnya adalah sebuah tempat penampungan daya listrik pada suatu kendaraan dengan tujuan untuk dipergunakan pada saat kita menggunakan elektrik starter yang memerlukan daya besar. Pada saat mesin hidup pemakaian listrik akan dibebankan pada putaran mesin.

Jadi apabila dalam kondisi mesin kendaraan mati dan Anda lupa mematikan lampu utama atau menggunakan sistem audio dalam jangka waktu lama kemungkinan Accu kendaraan tekor dan kendaraan akan sulit dihidupkan.

Jadi dari faktor keenam ini adalah beban kendaraan yang berlebih, tekanan ban yang kurang dan penggunaan kelistrikan yang berlebih pada kendaraan juga dapat menjadikan beban mesin kendaraan. Mesin semakin banyak terbebani dengan berbagai hal ini sudah pasti konsumsi BBM menjadi lebih boros.

Sebelumnya Selanjutnya (kpl/vin)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.