Beberapa Kali Kecelakaan, Polisi Akan Koordinasi dengan Pejabat Transjakarta

·Bacaan 1 menit
Kondisi Pos Lantas PGC Cililitan usai ditabrak Bus Transjakarta, Jakarta Timur, Kamis (2/12/2021). Kecelakaan merobohkan bangunan Pos Lantas PGC Cililitan. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Liputan6.com, Jakarta - Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo menyampaikan rencananya duduk bareng sejumlah pejabat bus Transjakarta. Rencananya ini digulirkan pacakecelakaan yang terjadi beberapa hari belakangan.

Sambodo menyebut, pihaknya bakal memberikan rekomendasi kepada kepada pemangku kebijakan di Transjakarta demi meminimalkan kecelakaan lalu lintas. "Satu atau dua hari ke depan saya akan bertemu dengan Dirut Transjakarta kami konsultasikan," kata Sambodo saat dihubungi, Selasa (7/12/2021).

Sambodo mengatakan, pihaknya juga akan melihat sejauh mana pihak manajemen memperbaiki Standar Operasional Prosedur (SOP).

"Sehingga kecelakaan-kecelakaan bisa dihindari atau setidaknya tidak diulangi," terang dia.

Berdasarkan hasil temuan dari penyidik Ditlantas Polda Metro Jaya, penyebab kecelakaan bus Transjakarta paling banyak akibat faktor human error.

"Ini masih kami susun tapi memang sebagian besar human error. Tentu harus ada perbaikan dari sisi human resourcenya, perbaikan SOPnya, pengawasan driver, perekrutan, pelatihan nanti akan kami lihat," ucap dia.

Sebagian Besar Akibat Kelalaian Pengemudi

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan menerangkan, kecelakaan lalu lintas yang melibatkan bus Trasjakarta menjadi perhatian. Sebagian besar akibat kelalaian pengemudi bus Transjakarta.

"Ada pos PGC yang tertabrak, ada juga sparator yang tertabrak kemudian tadi malam ada penyebrang jalan yang meninggal dunia," terang dia.

Zulpan mengaku pihaknya berencan berkoordinasi dengan pejabat Transjakarta agar kejadian serupa tak terulang lagi.

"Bagaiman meningkatkan keterampilan mengemudi kemudian bagaimana pengetahuan berlalu lintas yang baik kemudiam safety rading demgan melakukan pelatihan-pelatihan secara intens," tandas dia.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel