Beberapa Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Bulan Puasa

·Bacaan 2 menit

Fimela.com, Jakarta Banyak orang yang menganggap bahwa bulan Ramadan hanyalah satu bulan penuh untuk tidak makan atau minum, padahal di dalam bulan puasa juga ada aturan tentang apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan di luar dua hal itu. Tak dimungkiri juga banyak orang yang mengadopsi beberapa hal yang sebenarnya keliru saat menjalankan puasa Ramadan.

Berikut ini adalah beberapa asumsi keliru pada saat menjalankan puasa Ramadan. Langsung saja, ini dia ulasannya.

Berfokus pada Makanan

Momen puasa seharusnya bukan menjadi waktu untuk berfokus pada makanan dan lebih khawatir tentang makan lebih banyak daripada melakukan amalan puasa. Padahal, seseorang tidak perlu makan sebanyak itu atau hanya sibuk memikirkan tentang menu makann untuk buka puasa.

Makan Sahur Jauh Sebelum Shalat Subuh

Beberapa orang makan sahur beberapa jam setelah shalat Tarawih atau Isya, ini adalah kebiasaan yang keliru. Padahal umat Muslim dianjurkan untuk makan sahur mendekati waktu subuh.

Makan atau Minum Tanpa Sengaja Dapat Membatalkan Puasa

ilustrasi perempuan berhijab/copyright by Odua Images (Shutterstock)
ilustrasi perempuan berhijab/copyright by Odua Images (Shutterstock)

Banyak orang percaya jika makan atau minum tanpa sengaja, ini membatalkan puasa. Ini keliru, sebab jika dilakukan tanpa sengaja maka seseorang tetap bisa melanjutkan puasanya dan tidak perlu mengganti puasanya, karena tidak ada hukum bagi seseorang yang lupa.

Tidak Boleh Berhubungan Badan dengan Pasangan Selama Bulan Puasa

Banyak orang percaya bahwa mereka tidak bisa berhubungan badan dengan pasanga selama bulan Ramadhan. Ini merupakan asumsi yang keliru, karena berhubungan badan tidak bisa dilakukan hanya pada saat berpuasa, dari Subuh hingga terbenam fajar, di luar waktu itu diperbolehkan untuk dilakukan.

Jika Haid Baru Saja Berakhir dan Tidak Mandi, Maka Perempuan Tidak Dapat Berpuasa pada Hari itu

Jika perempuan sudah selesai haid, misalnya ketika menjelang Subuh. Jika pada saat itu dia belum melakukan mandi suci atau mandi besar, maka ia tetap bisa melakukan mandi pada siang hari dan tetap dapat berpuasa pada hari itu juga.

Ramadan Hanya Tentang Menahan Lapar dan Haus

Ilustrasi/copyright shutterstock.com
Ilustrasi/copyright shutterstock.com

Banyak orang berpikir Ramadan hanya tentang tidak makan dan minum, tetapi melupakan tentang mengendalikan emosi, lupa memerhatiakan perkataan kasar, lupa meredam haw nafsu. Padahal seharusnya itulah yang utama dari melakukan puasa mampu mengendalikan diri baik secara fisik dan batin.

Jika Telah Berhubungan Suami Istri pada Malam Hari dan Tidak Mandi Maka Tidak Dapat Berpuasa

Seseorang tetap sah puasanya, walaupun sudah berhubungan suami istri sebelum waktu Subuh dan bisa melakukan mandi junub setelah tiba waktu subuh.

Demikianlah beberapa asumsi dan kesalahan yang sering dilakukan pada saat menjalani puasa Ramadan. Semoga bermanfaat.

#ElevateWomen