Becak Motor Makassar Semakin Liar

Laporan Wartawan Tribun Timur, Edi Sumardi

TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR - Operasional becak motor atau dalam bahasa lokal di Makassar disebut bentor kian tak terkendali. Penarik bentor mulai membandel. Mereka sudah masuk kawasan tertentu yang dilarang. Akibatnya muncul masalah lain seperti kemacetan lalu lintas.

Di Makassar, bentor hanya diperbolehkan beroperasi di empat kecamatan dengan topografi perbukitan atau tak bisa diakses kendaraan umum yakni di Kecamatan Manggala, Tamalate, Tamalanrea dan Biringkanaya.

Namun pantauan Tribun Timur (Tribunnews Network), Selasa (19/2/2013), bentor mulai marak beroperasi di kawasan Panakukang Mas. Kawasan ini merupakan pusat bisnis dan hunian elite di Makassar.

Penarik bentor tampak membuat pangkalan di depan pertokoan ramai pengunjung semisal di sekitar toko pecah belah Alaska dan pusat perbelanjaan Mal Panakukang dan Panakukang Square.

Lebih bandel lagi, penarik bentor memarkir bentornya di median jalan atau u-turn sembari menunggu penumpang.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.