Bed Occupancy Rate Turun Meski Kasus Aktif Covid-19 di Bandung Naik

·Bacaan 1 menit
Grand Asrilia Hotel, Kota Bandung dijadikan sebagai tempat pemulihan pasien COVID-19. (Foto: Yogi P/Biro Adpim Jabar)

Liputan6.com, Bandung - Meski kasus aktif Covid-19 di Kota Bandung masih mengalami peningkatan, namun Bed Occupancy Rate alias tingkat keterisian tempat tidur pasien Covid-19 menurun. Data Dinas Kesehatan, Senin (2/8/2021), tingkat keterisian tempat tidur pasien di rumah sakit yang ada di Kota Bandung sebesar 59,8 persen, turun 60,48 persen pada Minggu (1/82021).

Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bandung Ema Sumarna di Bandung, Senin, mengatakan bahwa sebelumnya BOR rumah sakit di Kota Bandung berkisar 70 persen hingga 91 persen.

"Mudah-mudahan ini menunjukkan indikator yang sangat bagus, dengan tingkat kesembuhan tinggi, jumlah yang dirawat sudah berkurang," kata Ema dikutip Antara.

"Mudah-mudahan Bandung ini memang sudah melewati masa puncak," katanya menambahkan.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Covid-19 di Bandung

Di Kota Bandung total tersedia 2.275 tempat tidur untuk perawatan pasien dengan infeksi virus Corona di 30 fasilitas kesehatan.

Pada 1 Juli 2021 jumlah kasus aktif Covid-19 di Kota Bandung tercatat 2.879 dan pada 1 Agustus 2021 jumlahnya sudah meningkat menjadi 9.118 kasus.

Jumlah kasus aktif, yang meliputi penderita Covid-19 yang masih menjalani perawatan maupun isolasi mandiri, bertambah 6.239 dalam sebulan atau 207 lebih dalam sehari.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel