Bedah Statistik Manchester City Vs Chelsea: Bak Pedang Lawan Perisai

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - Manchester City akan berjibaku melawan Chelsea pada final Liga Champions di Estadio Do Dragao, Porto, Portugal, Minggu (30/5/2021) dini hari WIB. Laga ini diprediksi berlangsung alot karena kedua tim sudah saling mengenal.

Manchester City lolos ke final setelah menyingkirkan PSG di semifinal. Chelsea melaju ke partai puncak setelah melewati adangan Real Madrid.

Bagi kedua tim tersebut, laga ini akan menjadi persuaan ke-167. Sementara, di ajang Liga Champions, ini merupakan kalo pertama pertemuan antara Manchester City dan Chelsea.

Chelsea akan memburu gelar kedua di ajang Liga Champions. Adapun Manchester City ingin meraih yang pertama.

Bagaimana catatan statistik Manchester City kontra Chelsea jelang bersua di partai puncak Liga Champions 2020/2021? Simak artikel selengkapnya di bawah ini.

1. Sama-Sama Juara Grup

Gelandang Chelsea, N'Golo Kante, berebut bola dengan pemain Real Madrid, Toni Kroos, pada laga semifinal Liga Champions di Stadion Alfredo di Stefano, Rabu (28/4/2021). Kedua tim bermain imbang 1-1. (AP/Bernat Armangue)
Gelandang Chelsea, N'Golo Kante, berebut bola dengan pemain Real Madrid, Toni Kroos, pada laga semifinal Liga Champions di Stadion Alfredo di Stefano, Rabu (28/4/2021). Kedua tim bermain imbang 1-1. (AP/Bernat Armangue)

Manchester City dan Chelsea sama-sama berstatus juara grup. City memuncaki Grup C, Sementara Chelsea berhasil menempati posisi pertama di Grup E.

Dari enam laga mereka di Grup C, City meraih 16 poin, hasil dari lima kemenangan dan sekali imbang. Sementara, Chelsea meraih 14 angka, hasil dari empat kemenangan dan dua kali imbang.

Untuk urusan mencetak gol, sepanjang fase grup, City mencetak 13 gol dan kebobolan sekali. Sementara, Chelsea 14 kali membobol gawang lawan dan dua kali kebobolan.

2. Manchester City Lebih Buas di Fase Gugur

Manchester City Juara Liga Champions 2020/2021. (Bola.com/Dody Iryawan)
Manchester City Juara Liga Champions 2020/2021. (Bola.com/Dody Iryawan)

Urusan mencetak peluang pada fase gugur, City harus mengakui keunggulan Chelsea. Dalam enam laga di fase gugur, City mencetak nilai expected goals (xG) sebesar 9,74. Sementara, Chelsea memiliki nilai xG sebesar 11,27.

Namun, beda urusannya dengan menuntaskan peluang yang dimiliki. Dari nilai xG tersebut, City sukses mencetak 12 gol. Sementara, Chelsea 'hanya' mampu mencetak delapan gol.

Ini menunjukkan bahwa kinerja lini penyerangan City dalam menuntaskan peluang jauh lebih bagus ketimbang Chelsea.

3. The Blues Lebih Kukuh

Para pemain Chelsea melakukan pemanasan selama sesi latihan di stadion Dragao di Porto, Portugal (28/5/2021). Chelsea lolos ke final setelah menyingkirkan Real Madrid di semifinal. (AP Photo/Manu Fernandez)
Para pemain Chelsea melakukan pemanasan selama sesi latihan di stadion Dragao di Porto, Portugal (28/5/2021). Chelsea lolos ke final setelah menyingkirkan Real Madrid di semifinal. (AP Photo/Manu Fernandez)

Sebaliknya, untuk urusan pertahanan, City lebih pelit dalam memberi lawan peluang. Nilai expected goals against (xGA) mereka adalah 4,26. Sementara, Chelsea memiliki nilai xGA sebesar 4,76.

Namun, urusan kebobolan, City harus mengakui ketangguhan lini pertahanan Chelsea. Dalam enam pertandingan di fase knock out, gawang Chelsea kebobolan dua gol. Sementara, gawang City kebobolan satu gol lebih banyak.

4. Pedang Lawan Perisai

Final Liga Champions: Manchester City vs Chelsea. (Bola.com/Dody Iryawan)
Final Liga Champions: Manchester City vs Chelsea. (Bola.com/Dody Iryawan)

Secara umum, performa kedua tim ini ibarat pedang dan perisai. Manchester City adalah pedang yang tajam mengiris pertahanan lawan. Sementara, Chelsea adalah perisai yang tangguh menahan serbuan tim lawan.

Sepanjang perhelatan Liga Champions musim ini, City menunjukkan performa luar biasa di sektor penyerangan. Rasio gol dibanding xG mereka mencapai 1,085. Ini artinya, City mampu memanfaatkan sebaik mungkin peluang yang mereka miliki. Sementara, Chelsea memiliki rasio 0,914.

Sementara, untuk urusan pertahanan, Chelsea adalah jagoannya. Mereka memiliki rasio kebobolan dibanding xGA sebesar 0,422. Hal ini lebih bagus dibanding City, yang memiliki rasio sebesar 0,67.

Sumber: berbagai sumber

Disadur dari: Bola.net (Penulis Dendy Gandakusumah, published 29/5/2021)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini