Begal HP Bercelurit Lukai Warga Ciracas saat Nongkrong di Warkop

Agus Rahmat, Foe Peace Simbolon
·Bacaan 1 menit

VIVA – Aksi begal yang disertai kekerasan, terjadi di wilayah DKI Jakarta. Mereka bergerombol, membegal korbannya dengan merampas barang-barang berharga, lalu membacok.

Komplotan begal bercelurit itu beraksi di Ciracas, Jakarta Timur. Mereka membegal seorang yang sedang nongkrong di warung kopi atau warkop. Pelaku dibacok, lalu telepon genggamnya dan dompet berisi uang, dirampas juga.

Korban mengalami luka bacok di bagian punggung. Kepolisian membenarkan adanya hal ini. Hingga kini, Polsek Ciracas masih menindaklanjuti kasus tersebut.

Baca juga: Polisi Temukan Bekas Sperma di Korban Pembunuhan Berantai

"Korban ini kan lagi nongkrong ya di warung kopi. Datang orang itu si pelaku mungkin dilihatlah handphone korban. Dia dibacok luka di punggung," kata Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Ciracas, Iptu Mangiring Silaen kepada wartawan, Jumat 12 Maret 2021.

Kata dia, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 03.00 WIB dinihari. Saat korban asyik nongkrong, tiba-tiba saja pelaku yang diduga berjumlah tiga orang menghampirinya.

Dirinya mengaku belum bisa berkata banyak karena masih melakukan pemburuan terhadap pelaku. Sementara itu, pihaknya juga melakukan patroli di sekitar lokasi guna mencegah kejadian serupa.

"Kita tempatkan anggota buser untuk mengantisipasi kejadian di wilayah itu," katanya.

Sebelumnya diberitakan, Tim Jaguar Polres Metro Depok berhasil membekuk komplotan terduga begal yang kerap merampas ponsel di jalanan. Dari tangan mereka, polisi menemukan senjata tajam jenis celurit.

Kepala Tim Jaguar Polres Metro Depok, Iptu Winam Agus mengungkapkan, ada tiga pelaku yang diringkus oleh pasukannya. Kejadian itu bermula ketika Winam dan beberapa anak buahnya yang melakukan patroli merasa curiga dengan gelagat para pelaku.

Saat itu, mereka kedapatan sedang bonceng tiga pada satu sepeda motor di kawasan Jalan Cipayung, Depok, Jawa Barat sekira pukul 02:00 WIB, atau pada Kamis dinihari, 11 Maret 2021.