Begini Akibatnya kalau Isengin Lampu Lalu Lintas

Yunisa Herawati

VIVA – Lampu lalu lintas dirancang khusus, untuk mengurai kemacetan yang biasa terjadi di persimpangan jalan. Tanpa alat rambu ini, pengguna jalan bisa seenaknya melintas hingga menimbulkan kemacetan.

Dengan adanya lampu pengatur, maka tiap titik persimpangan ditentukan kapan giliran melintas. Alat ini pertama kali diterapkan di Amerika Serikat, pada awal 1900.

Saat ini, lampu pengatur sudah dibekali dengan teknologi yang memungkinkan durasinya disesuaikan dengan kepadatan lalu lintas. Jika jalanan cenderung lengang, maka durasinya menjadi lebih pendek.

Sejak zaman dulu, lampu pengatur lalu lintas menjadi bahan beberapa orang untuk melampiaskan sifat iseng mereka. Bahkan, ada juga yang kesal akibat nyala lampu yang tak kunjung hijau, hingga akhirnya melakukan pengrusakan.

Seperti yang dilakukan oleh pria dalam video di bawah ini. Dilansir dari laman Instagram @dramaojol.id, video memperlihatkan bagaimana pria yang tidak diketahui identitasnya itu, sengaja merusak lampu dengan cara menggoyang-goyangkan tiangnya.

Entah apa alasan ia melakukan hal itu. Namun, kondisinya saat itu lampu sedang menyala merah. Seorang pengemudi mobil merekam peristiwa tersebut, yang diduga lokasinya bukan di Indonesia.

Selang beberapa detik, pria yang menggoyankan tiang itu kena batunya. Dari dua set lampu yang ada, salah satunya lepas dari dudukannya dan menimpa pria tersebut. Warganet yang melihat video itu, tidak kuasa untuk memberikan komentar mereka.

“Lampu trafic light kan gedenya kaya apaan, ini ketiban, kejeduk aja sakitnya parah,” kata warganet.

“gapain di goyang goyang. Entar warnannya nyampur jadi satu,” komentar warganet lainnya.