Begini Cara Berkurban Online Lewat Aplikasi Jenius

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta - Penyedia layanan bank digital di bawah BTPN, Jenius bekerja sama dengan Baznas, Rumah Zakat, dan Dompet Dhuafa menghadirkan fitur untuk berkurban secara online. Lewat cara ini, diharapkan bisa jadi solusi bagi masyarakat digital savvy untuk menunaikan ibadahnya di masa pandemi.

Menu yang dihadirkan di aplikasi Jenius ini sebagai dukungan program Kurban Online yang diinisiasi oleh Baznas.

Pengguna Jenius bisa langsung mengakses 19 pilihan kurban melalui aplikasi sesuai dengan kemampuan masing-masing. Sebagai badan yang sering menyelenggarakan kurban, Baznas menjamin akan menyalurkannya kepada yang membutuhkan seperti titik-titik terpencil di Indonesia.

Bagaimana caranya? Berikut ini adalah cara kurban online lewat aplikasi Jenius, mengutip keterangan resmi yang diterima Tekno Liputan6.com, Kamis (15/7/2021).

Pengguna dapat log in pada aplikasi Jenius, kemudian memilih fitur Send It, dan pilih Bills (Tagihan).

Selanjutnya pilih opsi Zakat & Others (Zakat & Lainnya) dan lembaga kurban seperti Baznas, Rumah Zakat, atau Dompet Dhuafa.

Kemudian pengguna memilih jenis kurban, tentukan jumlah (kuantitas) kurban, memasukkan nama partisipan kurban, dan klik Lanjut.

Nanti akan tampil halaman konfirmasi, setelah dirasa sesuai pilih Pay Now (Bayar).

Setelah menyelesaikan pembayaran, pengguna akan mendapatkan bukti transaksi di In & Out serta notifikasi yang mengarahkan untuk melakukan konfirmasi donasi secara mandiri.

Pengguna perlu mengirim konfirmasi ke lembaga terkait secara mandiri. Setelah konfirmasi, pengguna Jenius akan mendapatkan laporan donasi yang berisi sertifikat kurban, informasi penyembelihan, nama penerima kurban, dan foto dokumentasi.

19 Pilihan Kurban

Langkah Kurban Digital melalui aplikasi Jenius. (dok: Jenius)
Langkah Kurban Digital melalui aplikasi Jenius. (dok: Jenius)

Jenius bersama Baznas, Rumah Zakat, dan Dompet Dhuafa menyediakan 19 pilihan kurban. Jenius juga menyediakan cara baru berkurban melalui pilihan kurban rendang atau kurban kornet.

Jika pengguna memilih cara ini, kambing/sapi kurban akan diolah dan dikemas dalam bentuk rendang atau kornet kalengan dengan rincian seekor kambing diolah menjadi kurang lebih 30 kaleng kornet atau sekitar 25 kaleng rendang.

Kemudian 1/7 ekor sapi diolah menjadi sekitar 50 kaleng kornet atau sekitar 35 kaleng rendang, dan seekor sapi diolah menjadi sekitar 350 kaleng kornet atau kurang lebih 235 kaleng rendang.

Pilihan kurban lainnya yakni kurban kambing Raudhah, kambing Al Kautsar, kambing Firdaus, kurban sapi (1/7 ekor atau satu ekor), dan kurban domba untuk muslim di Palestina, sampai kurban kambing atau sapi untuk desa terpencil yang minim penyembelihan hewan kurban.

Hasil Kolaborasi

Jenius kolaborasi dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Rumah Zakat, dan Dompet Dhuafa menghadirkan solusi kurban digital di masa pandemi. Dengan demikian, pengguna Jenius bisa melakukan kurban melalui menu Tagihan (Billers) yang ada di aplikasi Jenius.

Waasi B. Sumintardja, Digital Banking Business Product Head Bank BTPN mengatakan bahwa perbankan digital memiliki peran penting saat ini, maka, Jenius hadirkan fitur ini untuk memenuhi kebutuhan digital savvy.

“Salah satu hasilnya, kami wujudkan melalui kolaborasi bersama BAZNAS, Rumah Zakat dan Dompet Dhuafa yang membantu masyarakat digital savvy berkurban dengan lebih mudah dan aman. Masyarakat digital savvy dapat berkurban dengan tetap di rumah saja tanpa melakukan kontak fisik,” katanya dalam keterangan resmi yang diterima, Rabu (14/7/2021).

Sementara itu, Piminan Baznas RI, Rizaludin Kurniawan menyambut baik kolaborasi ini untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat yang akan membayar kurban secaa digital. Upaya ini, katanya, akan mendukung suksesnya program Kurban Online Baznas yang telah diluncurkan.

"Adanya fitur pembayaran kurban di Jenius ini menjadi salah satu solusi terbaik dalam membantu masyarakat menunaikan kurbannya. Dengan Kurban Online BAZNAS yang didukung Jenius, merupakan bentuk dukungan terhadap kebijakan pemerintah dalam penerapan PPKM Darurat,” tuturnya.

Rizaludin menambahkan, melalui layanan kurban yang dikelola lembaganya, setiap tahun tercatat partisipasi masyarakat selalu meningkat.

“Tahun 2019 lalu peningkatan jumlah peserta kurban bahkan mencapai 118 persen dan pada 2020 naik 66 persen. Semoga kolaborasi ini dapat menjadi solusi untuk pemerataan dan pendistribusian daging kurban yang tepat sasaran," kata Rizaludin.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel