Begini cara Kabupaten Sinjai akselerasi capaian vaksinasi COVID-19

Program "Pahlawan SIAP" menjadi strategi bagi pemerintah Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan untuk mengakselerasi pencapaian vaksinasi COVID-19, khususnya untuk kelompok lanjut usia.

"Untuk mendorong para lansia mau divaksinasi, kami melakukan pemilihan Pahlawan Lansia SIAP," kata Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Sinjai Haerani Dahlan dalam diskusi daring bersama media, Senin.

Lewat program Pahlawan SIAP, Kabupaten Sinjai memilih seseorang tokoh perempuan lansia untuk dijadikan Duta Lansia SIAP yang akan mengenalkan dan meningkatkan akses ke vaksinasi (COVID-19).

Adapun SIAP merupakan singkatan kampanye "Semangat Dapat Vaksinasi Lengkap" untuk mendorong capaian vaksinasi COVID-19 nasional melalui program bernama "Breakthrough ACTION for COVID-19" yang diawasi Kementerian Kesehatan.

Memanfaatkan materi kampanye SIAP tersebut, Kabupaten Sinjai lantas menyebarkan lebih banyak informasi mengenai pentingnya vaksinasi COVID-19 lewat acara-acara yang bisa menarik lebih banyak lansia.

Salah satunya ketika dengan mengadakan lomba senam antar-lansia bersama Palang Merah Indonesia ( PMI) ketika Peringatan Hari Lansia Nasional diadakan di 2022.

Lewat kegiatan itu, semakin banyak lansia yang tertarik untuk menerima vaksin COVID-19 sehingga capaian vaksinasi di Kabupaten Sinjai semakin bertambah.

Sementara untuk masyarakat yang lebih luas, pemerintah Kabupaten Sinjai lebih memanfaatkan komunikasi dengan komunitas-komunitas binaan di bawah organisasi perangkat daerah mulai dari komunitas nelayan rumput laut, petani tembakau, hingga UMKM kue-kue mendapatkan lebih banyak informasi mengenai penanganan serta vaksinasi COVID-19 yang akhirnya mendorong masyarakat mau untuk menerima vaksin.

Sebelumnya, Kabupaten Sinjai pada akhir 2021 merupakan kabupaten dengan capaian vaksinasi COVID-19 yang paling rendah secara nasional dengan capaian 69 persen, untuk lansia baru sekitar 44 persen.


Baca juga: Ahli sebut 98,5 persen masyarakat Indonesia miliki antibodi COVID-19

Baca juga: 65,34 juta warga Indonesia sudah dapat vaksinasi COVID-19 penguat

Baca juga: Dokter: Tak ada bukti hepatitis akut dengan vaksinasi COVID-19