Begini Cara KJRI Pantau Kondisi Pekerja Indonesia di Malaysia

Syahrul Ansyari, Zahrul Darmawan (Depok)
·Bacaan 2 menit

VIVA - Tim Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) kian gencar melakukan program layanan konsuler dengan sistem jemput bola atau datang langsung ke lokasi para Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang berada di Malaysia. Salah satu fasilitas layanan yang diberikan adalah pembuatan paspor.

Kali ini, Tim KJRI Johor Bahru mendatangi ratusan PMI yang bekerja di area pertanian, ladang dan buah yang dikelola oleh Perusahaan Tan So Tiok & Sons Sdn Bhd, di daerah Bukit Gambir, sekitar 200 kilometer di luar pusat kota Johor Bahru.

Di tempat itu tercatat ada sekitar 100 orang PMI yang bekerja di perkebunan sayur dan buah dengan luas lahan pertanian sekitar 245 hektar. Sebagian besar dari mereka berasal dari Lombok dan Jawa Tengah.

Tim KJRI Johor Bahru sempat melakukan pertemuan dengan pimpinan dan manajemen perusahaan untuk memastikan pemenuhan hak-hak PMI.

Baca juga: WNI Malah Positif Corona di Taiwan, Pemerintah Diimbau Cek Silang

Konjen RI Sunarko, dalam keterangan tertulisnya, mengaku mengapresiasi pihak manajemen perusahaan yang terus berupaya untuk memenuhi hak pekerja sesuai kontraknya, di tengah situasi pandemi saat ini.

“Kami berkomitmen untuk terus membantu dan memberikan layanan sebaik-baiknya bagi WNI (Warga Negara Indonesia), termasuk layanan jemput bola, hadir langsung di lokasi, terlebih dalam masa PKP karena pandemi saat ini dan adanya pembatasan pergerakan warga lintas negeri,” katanya, Jumat, 12 Maret 2021.

Kepada PMI, Sunarko, juga berpesan agar tetap mematuhi ketentuan dan aturan protokol kesehatan dalam bekerja.

“Tetap semangat, bekerja dengan baik dan produktif, mampu mengelola penghasilan, serta selalu berkomunikasi dengan keluarga di Indonesia,” ujarnya di dampingi Konsul Konsuler Andreza S. Dasuki dan Konsul Imigrasi Dodi Gunawan Ciptadi.

Selain meninjau langsung kesehatan para PMI, Tim KJRI Johor Bahru juga memberikan layanan keimigrasian, pengambilan data biometrik pembuatan paspor bagi PMI yang akan segera berakhir masa berlakunya hingga pandataan dan lapor diri, serta layanan konsuler lainnya.

Tim KJRI Johor Bahru berjanji kegiatan ini akan dilakukan secara berkesinambungan ke beberapa daerah lainnya di wilayah kerja, dalam rangka memberikan pelayanan secara terpadu baik untuk urusan keimigrasian maupun kekonsuleran.