Begini Cara Ngecek Bocor Tidaknya Data Pribadi Kamu di Facebook

Lazuardhi Utama, Misrohatun Hasanah
·Bacaan 1 menit

VIVA – Akun Twitter @UnderTheBreach baru-baru ini membeberkan mengenai rincian kebocoran 533 juta data pribadi pengguna Facebook dari 106 negara. Dari ratusan juta data pribadi yang bocor, sebanyak 130.331 data pribadi pengguna berasal dari Indonesia.

Direktur Eksekutif Southeast Asia Freedom of Expression Network (SAFEnet), Damar Juniarto, membuat tweet apakah data pribadi kita bocor atau tidak. "FYI. Intip apa data pribadimu, terutama nomer HP, email, dll termasuk yg ikut tersebar dalam insiden bocornya nomer ponsel 533 juta pengguna FB," katanya di akun @DamarJuniarto, Selasa, 6 April 2021.

Pengecekan bisa melalui link https://haveibeenzucked.com/ atau situs https://haveibeenfacebooked.com/, dengan memilih terlebih dahulu kode negara lalu masukkan nomor ponsel.

"Sejauh yg saya tau, website ini gak nyimpan/ngumpulin info mereka yg cek. haveibeenpwned.com juga kabarnya akan segera bisa dipakai untuk cek apa data pribadimu di FB termasuk yg bocor," katanya dalam sebuah balasan komentar.

Sementara itu, seorang juru bicara Facebook mengkonfirmasi bahwa ratusan juta data pribadi pengguna yang bocor tersebut sebenarnya berasal dari 2019. Metode yang digunakan untuk mendapatkan informasi tersebut sudah lama diperbaiki oleh Facebook.

"Ini data (pribadi pengguna kami yang) lama yang sebelumnya dilaporkan pada tahun 2019. Kami menemukan dan sudah memperbaiki masalah ini pada bulan Agustus di tahun itu," ungkap juru bicara Facebook.

Data pribadi pengguna Facebook yang bocor termasuk pada ID akun Facebook, nama lengkap, jenis kelamin, status hubungan, alamat rumah, tempat dan tanggal lahir, serta tempat kerja.

Basis data pribadi yang bocor telah beredar selama dua tahun, dan disiapkan untuk dijual beberapa kali dengan harga yang semakin rendah. Seorang pengguna di forum peretasan menawarkan semuanya secara gratis. Untuk mendapatkannya mereka harus menghubungi peretas atau hacker melalui Telegram.