Begini Cara Optimalkan Pengisian Daya Ponsel Biar Baterai Awet

Merdeka.com - Merdeka.com - Pengguna ponsel mungkin pernah mengalami masalah terkait baterai yang cepat habis alias boros. Mengatasi persoalan itu, berbagai ponsel mulai menawarkan fitur yang dapat mengoptimalkan pengisian daya.

Hal ini bertujuan untuk meningkatkan masa pakai baterai ponsel. Selain kapasitas baterai yang lebih memadai, ponsel terbaru juga lebih cerdas saat mengisi daya. Sehingga bisa meminimalisir risiko baterai ponsel jadi boros.

Melansir Gizmodo,Jumat (28/10), berikut cara bagi pengguna tertarik mengoptimalkan pengisian daya ponselnya:

iPhone

Sejak iOS 13, iPhone menyediakan fitur bernama Pengisian Daya Optimalc yang menurut Apple "agar baterai lebih awet, iPhone belajar dari rutinitas pengisian daya harian Anda". Dengan kata lain, fitur ini dapat mencatat kebiasaan pengguna. Sehingga terbentuk pola waktu untuk ponsel perlu mengisi daya baterai secara maksimal.

Fitur ini otomatis aktif ketika pengguna mengatur iPhone pertama kali. Pengguna juga akan melihat pemberitahuan saat pengoptimalan daya bekerja. Misalnya pesan bahwa pengisian daya ponsel Anda akan selesai.

Untuk memastikan fitur ini aktif, buka Pengaturan di iOS dan ketuk Baterai. Lalu pilih Kesehatan Baterai. Pengguna akan persentase Kapasitas Maksimum, yakni ukuran kapasitas baterai yang tersisa dibandingkan kondisi saat ponsel masih baru.

Di bagian bawah, terdapat fitur Pengisian Daya Optimal. Pengguna dapat mengaktifkan maupun menonaktifkan fitur tersebut. Jika pilih nonaktif, pengguna akan ditanya berapa lama fitur ini hendak dinonaktifkan.

Perlu dicatat, fitur Pengisian Daya Optimal di iOS menggunakan informasi lokasi dari laporan perangkat. Maka itu, layanan lokasi perlu diaktifkan agar fitur ini berfungsi.

Android

Ketika berbicara ponsel Android, maka fitur yang ditawarkan akan berbeda tergantung merek dan seri ponsel. Fitur pengisian daya optimal tidak selalu tersedia di setiap perangkat Android. Jadi, pengguna perlu mencermati lebih lanjut apakah ponselnya memiliki fitur ini atau tidak.

Pada ponsel Google Pixel, software Android stok memiliki fitur disebut Pengisian Adaptif. Google mengatakan, fitur ini "membantu menjaga masa pakai baterai jangka panjang". Cara kerja fitur ini serupa dengan fitur Pengisian Daya Optimal milik iPhone dibahas sebelumnya. Android dapat membuat perkiraan lama pengguna mengisi daya di waktu tertentu. Berdasarkan pola pengisian sebelumnya.

Ada satu skenario khusus saat pengisian daya adaptif bisa dimanfaatkan: Jika pengguna menyetel alarm pagi antara pukul 03.00 dan 10.00, dan mengisi daya ponsel antara pukul 21.00 dan 04.00. Maka pengisian daya adaptif dapat diterapkan. Setelah diaktifkan, ponsel akan selalu memberi tahu pengguna kapan pengisian daya selesai.

Contoh lain, berasumsi bahwa pengguna tidak akan menggunakan ponsel saat tertidur lelap. Maka proses pengisian daya menjadi lebih lama. Ketika pengguna bangun di pagi hari, ponsel sudah terisi penuh menyesuaikan waktu alarm.

Untuk saat-saat ketika pengguna ingin ponselnya mengisi daya secepat mungkin, bisa mematikan fitur pengisian daya adaptif. Caranya dengan membuka Pengaturan di Android dan pilih Baterai, lalu Preferensi Adaptif. Geser untuk nonaktif Pengisian Daya Adaptif.

Reporter Magang: Michelle Kurniawan [faz]