Begini Cerita Mariah Yeater yang Mengklaim Dihamili Justin Bieber

REPUBLIKA.CO.ID, LOS ANGELES - Mariah Yeater, yang membuat Beliebers -- para penggemar Justin Bieber -- terhenyak setelah mengaku hamil dari penyanyi asal Kanada itu, memberikan wawancara televisi pertamanya.

Wanita 20 tahun ini tampil dengan dandanan sederhana, dengan make-up tipis dan baju putih. Kontras dengan foto-foto 'berani' yang selama ini tersebar di internet.

Belum-belum, Yeater sudah menangis saat ia menjelaskan Justin Bieber berubah dari 'lucu dan menggemaskan' berubah menjadi untuk agresif  di toilet belakang panggung tahun lalu. Sebulan sejak kejadian itu dia dinyatakan positif hamil dan lahirlah bayi yang kini berusia empat bulan,  Tristyn.

Yeater menyebut apa yang dilakukannya bersama Justin sebagai "seks 30 detik". Keduanya berhubungan badan di kamar mandi VIP di Staples Center Los Angeles setelah konser pada bulan Oktober 2010.

Berbicara tentang insiden itu, Mariah mengatakan, "Dia (Bieber) segera terlihat suka padaku dan kami berbicara dan kemudian ia akhirnya bertanya padaku," Apakah kau keberatan jika kita bisa pergi ke suatu tempat dan sendirian saja?"

Penyanyi remaja 16 tahun ini kemudian mengajak Yeater ke kamar mandi.

Dia menyatakan, semua cerita lengkap sudah disampaikannya pada pengacaranya. "Kami akan beberkan semuanya di pengadilan  untuk membuktikan bahwa dugaan saya benar," katanya.

Dalam wawancara itu, ditayangkan pula obrolan seorang reporter dengan seorang petugas keamanan yang mengklaim bahwa pada malam itu, kamar ganti Bieber penuh teman-teman dan keluarganya. Bieber, juga selalu berdua dengan kekasihnya.

Saat dimintai  tanggapannya pada klaim si penjaga keamanan, Yeater menjawab singkat, "No comment."

Tristyn lahir pada bulan Juli. Pengakuannya muncul bersamaan dengan saat Bieber menerima penghargaan Best Pop dan best male di ajang MTV Eropa Music Awards tadi malam di Belfast.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.