Begini Janji Gojek dan Tokopedia Lewat Perusahaan Baru

·Bacaan 2 menit

VIVAGojek dan Tokopedia resmi mengumumkan pembentukan Grup GoTo, yaitu grup teknologi terbesar di Indonesia yang menjadi ekosistem andalan masyarakat dengan menyediakan berbagai solusi untuk menjalani keseharian (“go to” ecosystem for daily life).

Pembentukan Grup GoTo ini merupakan kolaborasi usaha terbesar di Indonesia, sekaligus kolaborasi terbesar antara dua perusahaan internet dan layanan media di Asia hingga saat ini.

Baca: Ponsel Android Terlaris di Indonesia Bukan Xiaomi atau Samsung

"GoTo akan menciptakan ekosistem unik dan saling melengkapi secara global. Dengan kombinasi layanan e-commerce, pengiriman barang dan makanan, transportasi serta keuangan, kami siap melayani sebagian besar kebutuhan konsumsi rumah tangga," kata CEO GoTo, Andre Soelistyo, Senin, 17 Mei 2021.

Jaringan mitra usaha serta mitra driver di dalam Grup GoTo yang saling melengkapi akan menghadirkan pilihan barang dan jasa yang didukung oleh layanan pembayaran digital dan keuangan yang akan semakin mempermudah kehidupan masyarakat sekaligus meningkatkan inklusi keuangan secara signifikan.

Indonesia memiliki PDB lebih dari US$1 triliun (Rp14.285 triliun), serta merupakan negara dengan populasi terbesar keempat di dunia dengan total penduduk lebih dari 270 juta.

Grup GoTo akan menggarap potensi besar pertumbuhan ekonomi Indonesia – terbesar di Asia Tenggara – yang memiliki segmen kelas menengah yang terus bertumbuh pesat serta populasi muda yang sangat tanggap teknologi.

Hadirnya Grup GoTo diklaim akan menjadikan pengiriman di hari yang sama untuk layanan e-commerce (same-day-ecommerce delivery) menjadi sebuah standard praktik sehari-hari di Indonesia.

"Kami juga akan semakin meningkatkan layanan pembayaran dan keuangannya untuk dapat menjangkau sekitar 140 juta masyarakat yang memiliki keterbatasan dalam mengakses sistem keuangan di Indonesia (underserved segments)," jelasnya.

Selain tanggung jawab di tingkat grup, Andre juga akan terus memimpin bisnis pembayaran dan layanan keuangan yang dinamakan GoTo Financial, yang mencakup layanan GoPay serta layanan keuangan dan solusi bisnis mitra usaha.

"GoTo mengombinasikan transaksi platform Gojek yang memiliki volume dan frekuensi yang tinggi, dengan platform e-commerce Tokopedia yang memiliki frekuensi medium, namun dengan nilai transaksi tinggi," ungkap Presiden GoTo, Patrick Cao.

Ke depannya, Grup GoTo akan berkontribusi lebih dari 2 persen kepada total PDB Indonesia dan akan menciptakan lebih banyak lapangan kerja serta peluang penghasilan seiring dengan berkembangnya bisnis serta bertumbuhnya ekonomi.

Grup GoTo memiliki daftar investor blue chips termasuk Alibaba Group, Astra International, BlackRock, Capital Group, DST, Facebook, Google, JD.com, KKR, Northstar, Pacific Century Group, PayPal, Provident, Sequoia Capital, SoftBank Vision Fund 1, Telkomsel, Temasek, Tencent, Visa dan Warburg Pincus.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel