Begini Jurus Eri Cahyadi Bawa Surabaya Masuk Zona Kuning dalam Sebulan

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Surabaya - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bertekad membawa kotanya masuk zona kuning Covid-19 dalam sebulan ini.

Orang nomor satu di lingkungan Pemkot Surabaya ini membeberkan beberapa strateginya, di antaranya yakni mulai dari peningkatan 3T (Tracing, Testing dan Treatment), kemudian menekan angka pasien yang terpapar termasuk yang meninggal dunia akibat COVID-19.

"Insya Allah hari ini dari 3 ribu yang isolasi, kemarin yang baru ada 50 orang yang masuk isolasi terpadu. Itulah kekuatan gotong-royong kita yang membuat Surabaya segera menjadi zona oranye dan berjalan ke zona hijau," ujarnya.

Eri Cahyadi menjelaskan, ketika kondisi Surabaya sudah semakin baik, maka perekonomian pun akan bergerak demi kesejahteraan masyarakat.

Selain itu, Eri sebelumnya juga menjelaskan upaya Pemkot Surabaya menggelar vaksinasi COVID-19 secara massal di sejumlah lokasi dalam rangka menuju herd immunity atau kekebalan kelompok.

Proses perjalanan vaksinasi di Kota Pahlawan, mulai dari vaksinasi khusus tenaga kesehatan (nakes), lanjut usia (lansia), lalu menyasar di berbagai kalangan, pelaksanaan vaksinasi massal di Gelora 10 November hingga serbuan vaksinasi yang dihelat di puluhan lokasi secara serentak.

"Yang terbaru, pemkot bersama dengan Polrestabes Surabaya meluncurkan Mobil Respons Cepat Vaksin Keliling Polrestabes Surabaya," ujarnya.

Eri Cahyadi mengatakan, saat ini Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) telah menjadi satu bagian dalam upaya percepatan vaksinasi COVID-19. Alhasil, dari gotong-royong itu, dalam sehari Surabaya pernah mencapai 50 ribu orang yang mendapatkan vaksin.

"Itu bisa dilakukan karena kami tidak sendirian. Ini merupakan hasil kerja keras dan kehebatan warga. Bukan hanya pemerintah atau wali kotanya saja," katanya.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Dukungan Warga

Tak hanya itu, Mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya ini percepatan vaksinasi ini terus digencar berkat dukungan masyarakat Kota Surabaya melalui program Surabaya Memanggil.

Bahkan, dari program yang diinisiasinya itu, Wali Kota Eri takjub melihat respons yang dinilainya luar biasa. Menurutnya, ada sekitar dua ribu relawan yang bergabung. Selain itu warga dan seluruh stakeholder pun juga ikut membantu dalam bentuk bantuan yang tak henti mengalir sampai saat ini.

"Beberapa waktu lalu, ada pengusaha yang memberikan dana senilai Rp2 miliar," katanya. (*)Pewarta : Abdul Hakim

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel