Begini Kondisi Kemang Jaksel Setelah Banjir Melanda

Syahrul Ansyari, Vicky Fajri
·Bacaan 1 menit

VIVA - Genangan air sepanjang 700 meter yang melumpuhkan kompleks pertokoan di Jalan Kemang Raya, Mampang, Jakarta Selatan, pada Sabtu kemarin, 20 Februari 2021, kini sudah surut. Aktivitas lalu lintas di Jalan Kemang Raya pun sudah dapat dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.

Dari pantauan VIVA di lokasi, kompleks pertokoan di sepanjang Jalan Kemang Raya ada yang tidak beroperasi maksimal seperti biasa. Namun, sebagian juga ada yang tetap beroperasi, seperti apotek, restoran, dan toko swalayan. Genangan itu akibat oleh curah hujan tinggi dan luapan air dari Kali Krukut di samping ruas jalan.

Petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkamat) Jakarta Selatan, Sugiyanta, mengatakan pihaknya menerjunkan 2 unit pompa dan 1 mobil sedot guna membersihkan air dan lumpur yang menggenangi kawasan Jalan Kemang Raya.

"Tadi 2 unit pompa dan 1 mobil penunjang ditambah 1 mobil sedot, membersihkan Jalan Raya Kemang, trotoar dan di kawasan Taman Kemang," kata Sugiyanta kepada wartawan, Minggu, 21 Februari 2021.

Baca juga: Anies Sebut Banjir di Kemang dan Sudirman Kiriman Depok

Sugiyanta menyebut sebanyak 19 personel yang dikerahkan untuk membersihkan lumpur dan mengurai genangan yang ada dan juga menghabiskan waktu kurang lebih 7 jam untuk mengurasnya.

"Perkiraan saja kalau basement Sate Khas Senayan bisa 7 jam-an mengurasnya. Itu juga gak bisa semua disedot, pasti menyisakan sekitar 40 cm genangan," katanya.