Begini Kopaja yang Lewat Busway Dimodifikasi

TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengundur waktu integrasi Kopaja dan Metromini dengan busway. Integrasi jalur yang seharusnya diadakan besok Selasa 15 Januari diundur menjadi Selasa 22 Januari 2013 pekan depan.

Rupanya alasan pengunduran ini lantaran bus-bus yang akan diintegrasikan belum tersedia. Tempo menyambangi pangkalan Kopaja S13 rute Ragunana Belakang-Grogol Senin, 14 Januari 2013 pagi.

"Baru enam bus yang dikirim ke karoseri untuk dimodifikasi," kata salah seorang sopir Kopaja yang minta namanya tidak dicantumkan. Secara keseluruhan, Kopaja S13 yang akan diintegrasikan berjumlah 20 unit. "Kabarnya pekan ini mau dikebut."

Proses modifikasi ini untuk memenuhi standar integrasi, yaitu pintu bus harus sejajar dengan halte busway. Perusahaan yang mengerjakannya adalah PT Sarana Monas Adiguna yang sejak awal memodifikasi Kopaja agar memiliki pendingin udara dan jaringan Wi-Fi. Sejauh ini, dari enam yang sedang dimodifikasi baru selesai tiga unit.

Jika melihat rute yang dilalui bus ini maka akan terintegrasi dengan jalur busway di Pondok Indah-Gandari kemudian Blok M-Polda berbelok ke Semanggi-Grogol. Sayangnya, sopir ini mengaku belum mengetahui teknis integrasinya apakah setiap melewati jalur busway akan langsung masuk atau tidak. (Tiket Kopaja Akan Dijual di Halte Busway)

Di dalam Kopaja yang sudah dimodifikasi ini tersusun lima baris kursi penumpang di sisi kiri dan delapan baris di sisi kanan. Sedangkan satu baris kursi memanjang di bagian belakang. Nantinya di bagian sisi kanan bus akan dibuat pintu seperti Transjakarta. Semua posisi kursi juga akan diubah seperti Transjakarta, yaitu memanjang. Saat ini, fasilitas yang sudah siap hanyalah pendingin udara dan pegangan bagi penumpang yang berdiri. (Baca: Di Balik Gagasan Kopaja Masuk Busway)

SYAILENDRA

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.