Begini Penerapan Social Distancing di Restoran

Dian Lestari Ningsih, nitaputridamayanti
·Bacaan 2 menit

VIVA – Virus corona menyebar melalui droplet atau percikan air liur, maka dari itu penyebaran virus corona semakin luas setiap harinya. Hal tersebut membuat pemerintah harus menetapkan berbagai aturan yang dapat menghentikan penyebaran virus corona.

Salah satu langkah yang dilakukan pemerintah yaitu social distancing, yang biasa diartikan sebagai pembatasan sosial sebagai langkah untuk menghadapi virus corona. Social distancing merupakan salah satu cara yang paling sederhana dan efektif untuk mencegah penyebaran covid-19. Karena untuk melakukan social distancing tidak memerlukan uang, tetapi harus kesadaran untuk melakukannya.

Social distancing diterapkan dengan membatasi kontak langsung dengan orang lain dan membatasi kunjungan ke tempat ramai. Tak hanya itu, social distancing juga memang harus selalu diterapkan dimanapun kita berada.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC), virus corona dapat menyebar dalam radius sekitar 1,8 meter dari orang yang terinfeksi. Maka dari itu beberapa instansi seperti Harvard Medical School menyarakan agar orang-orang saling menjaga jarak minimal 1,8 meter.

Salah satu contoh tempat yang harus menerapkan social distancing adalah restoran. Sejak new normal, masyarakat sudah sering pergi keluar rumah salah satunya pergi ke restoran. Karena, mereka mungkin merasa bosan hanya makan dirumah saja.

Maka dari itu, restoran sangat diharuskan menerapkan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah. Sejauh ini, berbagai restoran sudah menerapkan peraturan dari pemerintah yakni diharuskan melakukan segala aktivitas di dalam restoran dengan menerapkan protokol kesehatan seperti social distancing.

Yaitu dengan cara membatasi jumlah pengunjung dengan mengurangi beberapa kursi yang sebelumnya terdapat empat kursi di dalam satu meja, kini menjadi dua kursi di dalam satu meja dan membatasi jumlah karyawan yang bekerja di restoran tersebut.

Selain itu, restoran juga menyediakan hand sanitizer dan melayani pembeli dengan menggunakan masker dan sarung tangan serta menerapkan kebersihan lainnya yang dapat membantu untuk menghentikan penyebaran virus corona.

Berdasarkan pengalaman saya ketika mengunjungi salah satu restoran yang terletak di Bekasi Utara, disana pihak restoran menerapkan protokol kesehatan dengan efektif. Contohnya adalah pengunjung diharuskan menggunakan masker ketika ingin masuk ke dalam restoran, disediakannya hand sanitizer, diberikan jarak antar meja satu dengan meja yang lainnya.

Selain itu juga dibatasinya jumlah kursi di dalam restoran, jumlah karyawan yang melayani juga dibatasi dan menggunakan masker beserta sarung tangan, dan setelah pengunjung selesai makan dan minum pihak restoran dengan cepat membersihkan meja tersebut.