Begini Prosedur Penanganan Pasien COVID-19 di Rumkitlap TNI AD

·Bacaan 2 menit

VIVA – Kerja keras Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam penanganan pasien COVID-19 patut diacungi jempol. Hingga saat ini, seluruh kekuatan TNI berjibaku untuk memberikan yang terbaik demi penyembuhan pasien COVID-19 yang saat ini dalam penanganan atau pengawasan rumah sakit.

Khusus di TNI Angkatan Darat, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa jauh-jauh hari telah menginstruksikan jajarannya untuk mendirikan sejumlah Rumah Sakit Lapangan (Rumkitlap) khusus pasien COVID-19. Salah satunya adalah Instalasi Rumkitlap Yonkes Divif 1/1 Kostrad di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat.

Rumah Sakit Lapangan (Rumkitlap) TNI Angkatan Darat itu dirancang khusus untuk membackup ketersediaan kamar atau BOR di RSPAD Gatot Soebroto. Sehingga, Rumkitlap Yonkes Divif 1/1 Kostrad itu juga dilengkapi dengan sejumlah perawatan yang tidak kalah modern.

Nah, tahu kah anda bagaimana prosedur penanganan pasien COVID-19 di Rumkitlap TNI Angkatan Darat?

Kepala Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, sekaligus penanggung jawab Instalasi Rumkitlap II Yonkes Divif 1/1 Kostrad-RSPAD Gatot Soebroto, Letjen TNI dr. A. Budi Sulistya ketika meresmikan Instalasi Rumkitlap menjelaskan, instalasi Rumah Sakit Lapangan II Yonkes Divif 1/1 Kostrad - RSPAD Gatot Soebroto diperuntukkan bagi pasien dengan status Probable. Setiap pasien COVID-19 yang masuk ke Rumkitlap TNI Angkatan Darat itu harus dilakukan beberapa proses Triage.

Dia menjelaskan, Triage merupakan proses pemilahan pasien untuk menentukan kategori perawatan pasien yang akan dilakukan oleh Tim Dokter RSPAD Gatot Soebroto.

“Pemisahan ini dilakukan tim dokter dan perawat untuk memilah, pasien ini termasuk kategori yang mana, apakah dia COVID, Probable, apakah non COVID. Kalau masih Probable nanti ditempatkan di Rumah Sakit Lapangan II,” kata Letjen TNI dr. Budi Sulistya dilansir VIVA Militer dari keterangan resmi Dispenad, Senin, 2 Agustus 2021.

Lebih jauh dia menambahkan, sesuai dengan arahan Panglima TNI dan Kepala Staf Angkatan Darat, pengadaan Rumah Sakit Lapangan II dimanfaatkan sebagai perluasan pelayanan RSPAD Gatot Soebroto dalam menangani pasien COVID-19.

“SDM dari Yonkes kan tentu terbatas, sehingga dengan rumah sakit ini digelar di kompleks RSPAD maka tim dokter dari RSPAD bisa mensupervisi dan mengampu tugas, jadi semua dokter yang bekerja disini dibawah supervisi oleh tim dokter dari RSPAD,” ujarnya.

Hal serupa juga disampaikan oleh Wakil Komandan Batalyon Kesehatan 1/1 Kostrad, Kapten Ckm Lutfi Hajri yang mengatakan supervisi dilakukan oleh tim dokter paru RSPAD Gatot Soebroto.

“Untuk tenaga medis, nanti kita bergabung dari sini dan juga dari RSPAD kita mendapat dukungan untuk tenaga medis, terutama untuk yang dokter spesialis, yaitu dokter spesialis paru, yang untuk sebagai supervisi kita, artinya disini nanti kita ada DPJP nya dokter umum, tapi sebagai supervisinya dokter spesialis paru ada 2 orang dari RSPAD," kata Kapten Ckm Lutfi Hajri.

Sebagaimana diketahui, Instalasi Rumkitlap TNI Angkatan Darat? yang saat ini sudah berdiri tidak hanya ada di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta saja. Yonkes Divif 2/Kostrad juga telah mendirikan Rumkitlap serupa di halaman RSAD dr.Soepraoen, Jawa Timur untuk membackup ruang perawatan di rumah sakit-rumah sakit yang ada di sekitar Malang.

Baca: Panglima TNI Berikan Ratusan 'Senjata Perang' untuk Tracer di Jatim

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel