Begini Respons Vitalia Sesha Disebut Simpanan Pejabat

·Bacaan 1 menit

VIVA – Model cantik Vitalia Sesha sepertinya harus lebih banyak bersabar. Sejak kemunculannya di dunia entertainment, model majalah dewasa itu selalu dikaitkan dengan berbagai hal negatif. Mulai dari prostitusi online hingga menjadi simpanan pejabat.

Terlebih setelah dirinya dicokok pihak kepolisian karena tersandung kasus narkoba. Yang terbaru, wanita cantik itu disebut-sebut sebagai istri simpanan pejabat.

Melalui tayangan Rumpi, wanita yang akrab disapa Vita itu membantah dengan tegas bahwa dirinya tidak pernah sama sekali menjadi simpanan pejabat.

"Oh tidak. Kalau saya simpanan saya sudah banyak duit," kata dia diiringi tawa, dikutip VIVA dari tayangan Rumpi yang diunggah di YouTube, Jumat 27 Agustus 2021.

Vitalia pun merasa kesal dan marah karena kerap dicap sebagai simpanan pejabat. Vita berasalan karena stigma negatif itu, dia jadi sulit mendapatkan pasangan.

"Ya, marah dong karena kan aku lagi baik-baik aja, lagi anteng-anteng aja, terus pas baca 'Vitalia lebih memilih jadi wanita simpanan ketimbang jadi istri pejabat.' Nah wanita simpenan sama istri pejabat apa bedanya? Istri pejabat berarti kan istri kedua dong. Simpanan juga kan," tegas dia.

Wanita kelahiran 15 November 1986 itu kembali menegaskan bahwa dirinya tidak pernah menjadi istri simpanan siapa pun.

"Pacar simpenan juga enggak. Mau banget Vita disimpen biar banyak duit. Wah mobil mewah, walaupun enggak semuanya yang mewah itu simpenan," kata dia.

Vita menuturkan hal yang membuat dia kesal dengan omongan warganet yang menyebut dirinya sebagai simpanan pejabat, karena dia merasa tidak menjadi simpanan siapa pun. Dan tentu saja, hal itu membawa dampak buruk, terutama untuk keluarga dan orang-orang terdekatnya.

"Efeknya itu rata-rata orang yang deket sama Vita, pihak keluarga pasti menilai Vita perempuan enggak bener," tuturnya kesal.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel