Begini Situasi Terkini Arus Mudik di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi

Merdeka.com - Merdeka.com - Puncak arus mudik lebaran 2022 di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur diprediksi terjadi hari ini, Kamis (28/4). Jumlah pemudik tahun ini tampak lebih besar dibanding tahun 2021 lalu.

Hingga kini tercatat sebanyak 26.545 orang meninggalkan pulau Bali menuju berbagai daerah di pulau Jawa, dengan rincian 26.250 penumpang dalam kendaraan dan 295 pejalan kaki. Jumlah tersebut mengalami peningkatan tajam di banding tahun 2021 dengan jumlah 1.576 orang.

Kendaraan yang dipakai pemudik di antaranya roda dua sebanyak 4.120, kendaraan kecil 2.062, bus 243, dan kendaraan logistik berupa mobil pikap berjumlah 599 dan truk 1.649.

Meski lonjakan penumpang meningkat signifikan, arus lalu lintas menjelang puncak arus mudik lebaran tahun ini di Pelabuhan Ketapang tampak tidak mengalami antrean panjang yang berpotensi menimbulkan kemacetan.

"Untuk situasi arus lalu lintas saat ini masih lancar, aman terkendali, baik yang mau menyeberang ke Bali ataupun yang balik dari Bali ke Jawa," kata Kapolsek Kesatuan Pelaksana Pengamanan Pelabuhan (KP3) Tanjungwangi, Banyuwangi, AKP Ali Masduki, Kamis (28/4).

Sementara itu, Su'udi salah satu pemudik dari Bali ke Banyuwangi mengaku sempat mengalami keramaian di Pelabuhan Gilimanuk, namun setelah masuk kapal dan berlabuh di Ketapang keramaian tidak seperti di Pelabuhan Gilimanuk.

Dengan adanya sejumlah kelonggaran-kelonggaran yang diberikan untuk pengendara domestik, Su'udi merasa terbantu dan merasa perjalanan mudik tahun ini lebih efektif dari tahun lalu

"Tadi sempat macet di Gilimanuk, tahun lalu juga mudik tapi banyak sekali, tapi sekarang sudah tidak," ungkapnya.

Sebagai informasi, per hari ini aparat gabungan telah diterjunkan untuk melaksanakan pengamanan selama mudik dan hari raya Idulfitri. Aparat gabungan akan mengantisipasi kemacetan selama mudik, kemudian mewanti-wanti terjadinya kriminalitas dan premanisme selama periode mudik lebaran 2022. [cob]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel