Begini Tanggapan Kejagung soal Beredar Menko Luhut Pose Bareng Tersangka Ekspor CPO

·Bacaan 1 menit

Merdeka.com - Merdeka.com - Kasus pemberian izin ekspor crude palm oil (CPO) yang tengah diusut penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali menyeret nama Luhut Binsar Pandjaitan. Bukan materi kasus, namun kontroversi Menko Marves tengah berpose bareng salah satu tersangka penyebab minyak goreng langka itu.

Lantas bagaimana tanggapan Kejagung. Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) RI, Febrie Adriansyah memastikan pihaknya bekerja dengan profesional.

"Kita tidak melakukan pemanggilan terhadap pihak pihak di luar kepentingan dari pembuktian," kata Febrie dalam jumpa pers, Jumat (22/4).

Penyidik Kejagung, kata Febrie, disebut mempunyai pengalaman yang cukup dalam menangani perkara tindak pidana korupsi (Tipikor) beririsan dengan undang-undang lain, seperti perpajakan, pasar modal maupun perbankan.

"Olehkarena itu, dalam tindakan profesional tersebut agar penyidik kita kendalikan dulu dalam proses pemeriksaan, baik terhadap saksi, maupun tindakan-tindakan penggeledahan, upaya pasal lainnya," katanya.

Febrie menambahkan, untuk memperkuat konstruksi pembuktian perkara, penyidik akan memenuhi alat bukti yang dibutuhkan.

"Termasuk saksi saksi yang mengetahui perbuatan tersebut terjadi," katanya.

Sebelumnya, beredar sebuah foto Menko Luhut bareng salah satu pihak swasta yang kini menjadi tersangka kasus pemberian izin ekspor crude palm oil (CPO) tengah diusut Kejagung. [rhm]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel