Begini Trik Dewi Lestari Memasarkan Buku

Laporan Wartawan Tribun Jakarta, Agustina N.R

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Dalam menerbitkan buku, Dewi "Dee" Lestari memiliki pengalaman beragam. Saat ini novelnya dicetak oleh penerbit, tetapi beberapa tahun lalu ia pernah mencetak dan memasarkan secara indie.

"Kita punya modal minimal bisa cetak buku sendiri," kata Dee.

Dalam menulis sampai buku tercetak, Dee memberikan saran untuk menjalin jaringan antara pembaca dan penerbit, serta ada tujuan dari membuat sebuah bulu. Misalnya saat menulis "Supernova", perempuan berdarah Batak ini ingin menghadiahi diri sendiri, untuk ulang tahun ke-25. Saat memasarkan "Partikel", ada orang berkostum alien yang menjual buku tersebut.

Saat ini, penulis Madre dan Perahu Kertas inimemanfaatkan komunitas online maupun offline dan media sosial. Ia pun mengakui bahwa keduanya sangat membantu pekerjaannya.

"Saat itu buku saya sempat jadi trending topic, padahal hadiahnya cuma kaos, yag harga nggak seberapa."

"Saya sebagai penulis dimudahkan dengan social media, dibandingkan waktu saya menulis supernova tahun 2001," pungkasnya.

Rehat
  • Keunikan Gambar Ilustrator Majalah Ini Begitu Memikat
  • Long Weekend, Nonton Film pun Antre
  • Puluhan Komunitas Kumpul di Kompasianival 2012
  • Hitam Putih yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman
  • Mau Dilukis Lebih Ganteng dari Aslinya? Ini Tempatnya
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.