BEI Bantah Penyatuan Zona Waktu Demi Bursa

  • Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    Tempo
    Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan menyayangkan penolakan Istana atas akuisisi Bank Tabungan Negara (BTN) oleh Bank Mandiri. "Sayang sekali sebenarnya. Momentum yang sangat baik tidak bisa kita manfaatkan," kata Dahlan kepada wartawan melalui pesan pendek pada Rabu, 23 April 2014. …

  • Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    Merdeka.com
    Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    MERDEKA.COM. Kemarin, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melalui Sekretaris Kabinet (Setkab) Dipo Alam meminta Menteri BUMN Dahlan Iskan menunda rencana privatisasi PT. Bank Tabungan Negara (BBTN). …

  • Dahlan beberkan kekecewaannya saat SBY tak restui BTN diakuisisi

    Dahlan beberkan kekecewaannya saat SBY tak restui BTN diakuisisi

    Merdeka.com
    Dahlan beberkan kekecewaannya saat SBY tak restui BTN diakuisisi

    MERDEKA.COM. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta agar rencana akuisisi lebih dari 60 persen saham pemerintah di Bank Tabungan Negara (BTN) oleh Bank Mandiri ditunda. Soalnya, wacana itu dinilai sudah meresahkan masyarakat. …

Jakarta (ANTARA) - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) membantah rencana Pemerintah untuk menyatukan zona waktu di Indonesia hanya menguntungkan bursa saham.

"Keliru, pendapat yang mengaitkan peraturan pemerintah menyatukan zona waktu dengan kepentingan pasar modal. Kita sudah lebih awal mewacanakan memajukan jam perdagangan sebelum Pemerintah. Bursa memang ingin menyamakan zona waktu dengan Singapura dan Hongkong, tapi belum bisa," ujar Direktur Utama BEI, Ito Warsito di Jakarta, Jumat.

Saat ini, lanjut dia, investor saham didominasi dari Wilayah Indonesia bagian Barat, dan sebagian sudah mulai di wilayah Tengah.

"Perdagangan saham masih terkonsentrasi di wilayah Barat dan sedikit di wilayah Tengah. Sulawesi dan Bali juga belum banyak investor. Jadi dampak penyatuan zona waktu tidak signifikan, itu sebetulnya bukan untuk bursa saham," kata dia.

Dengan adanya rencana pemerintah untuk menyatukan zona waktu di Indonesia, lanjut Ito, program pemajuan jam perdagangan di bursa domestik ditunda demi melihat perkembangan.

Ia mengatakan, program pemajuan jam perdagangan bursa akan dilanjutkan setelah ada kepastian dan kejelasan dari Pemerintah terkait rencana penyatuan zona waktu itu.

"Kami sendiri sudah siap untuk memajukan jam perdagangan, tanpa ada penyatuan zona waktu itu. Hanya karena ada rencana itu, Bursa menunggu terlebih dahulu, karena ditakutkan terjadi `double shoot`," ujar dia.

Sebelumnya, Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) Nurhaida mengatakan rencana otoritas pasar modal mengubah jam perdagangan bursa masih menunggu realisasi penyatuan waktu wilayah Indonesia dari Pemerintah.

"Untuk perubahan jam perdagangan, kita lihat dulu bagaimana kepastian dari pemerintah terkait rencana penyeragaman zona waktu di Indonesia," kata Nurhaida.

Menurut dia, rencana perubahan jam perdagangan bursa akan disesuaikan dengan penyeragaman zona waktu di Indonesia yang saat ini masih proses.

Namun, Nurhaida mengatakan, kendati pemerintah nantinya akan melakukan penyeragaman zona waktu, otoritas pasar modal akan melihat terlebih dahulu perlu adanya perubahan jam perdagangan bursa.

"Jadi tidak serta merta langsung merubah jam perdagangan bursa, tetapi akan kita lihat dulu apakah keputusan Pemerintah untuk menyeragamkan zona waktu itu harus diikuti dengan melakukan perubahan jam perdagangan bursa atau tidak," ujarnya. (tp)



Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...