BEI Buka Gembok, Laju Saham TPMA Lesu

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali membuka perdagangan saham PT Trans Power Marine Tbk (TPMA) pada Rabu (10/2/2021).

Hingga penutupan sesi pertama perdagangan, saham TPMA terpantau berada pada level 975 atau merosot 2,99 persen. Saham TPMA sempat dibuka stagnan di posisi 1.005 per saham.

Saham TPMA sempat di level tertinggi 1.005 dan terendah 975 per saham. Total frekuensi perdagangan saham tujuh kali dengan nilai transaksi Rp 4,8 juta.

"Suspensi atas perdagangan Saham PT Trans Power Marine Tbk. (TPMA) di Pasar Reguler dan Pasar Tunai dibuka kembali mulai perdagangan sesi I tanggal 10 Februari 2021,” tulis manajemen BEI seperti dikutip dari keterbukaan informasi, Rabu (10/2/2021).

Sementara itu, pada penutupan sesi pertama, IHSG melemah tipis 0,09 persen atau 5,83 poin ke posisi 6.175,83. Indeks saham LQ45 turun 0,08 persen ke posisi 949,54. Sebagian besar indeks saham acuan tertekan.

Sebanyak 267 saham melemah sehingga menekan IHSG. 181 saham menguat dan 163 saham diam di tempat. Pada sesi pertama, IHSG sempat berada di level tertinggi 6.216,93 dan terendah 6.168,01.

Total frekuensi perdagangan saham 745.802 kali dengan volume perdagangan saham 7,7 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 8,3 triliun. Investor asing beli saham Rp 269,21 miliar. Posisi dolar Amerika Serikat berada di kisaran Rp 13.981.

Secara sektoral, sebagian besar sektor saham tertekan. Sektor saham industri dasar turun 0,95 persen, dan catat penurunan terbesar. Diikuti sektor saham konstruksi melemah 0,52 persen dan sektor saham manufaktur tergelincir 0,44 persen.

BEI Sempat Suspensi Saham TPMA

Pekerja tengah melintas di bawah papan pergerakan IHSG usai penutupan perdagangan pasar modal 2017 di BEI, Jakarta, Jumat (29/12). Perdagangan saham di penghujung tahun ini ditutup langsung Presiden Joko Widodo (Jokowi). (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Pekerja tengah melintas di bawah papan pergerakan IHSG usai penutupan perdagangan pasar modal 2017 di BEI, Jakarta, Jumat (29/12). Perdagangan saham di penghujung tahun ini ditutup langsung Presiden Joko Widodo (Jokowi). (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Sebelumnya, saham TPMA dikenai suspensi oleh BEI lantaran terjadi peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada perdagangan 9 Februari 2021.

Pihak Bursa menjelaskan, penghentian sementara perdagangan Saham TPMA tersebut dilakukan di Pasar Reguler dan Pasar Tunai, dengan tujuan untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang dalam setiap pengambilan keputusan investasinya di Saham TPMA.

"Para pihak yang berkepentingan diharapkan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh Perseroan,” ujar manajemen BEI.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini