BEI dorong peningkatan kesetaraan gender di pasar modal Indonesia

·Bacaan 2 menit

Bursa Efek Indonesia (BEI) mendorong peningkatan kesetaraan gender di pasar modal Indonesia dengan melaksanakan Women in Executive Leadership in IDX200 Census, dari Desember 2021 hingga Maret 2022.

Women in Executive Leadership in IDX200 Census merupakan sensus keterwakilan perempuan dalam jabatan eksekutif di 200 perusahaan tercatat dengan aktivitas kapitalisasi dan transaksi terbesar di bursa.

Direktur Utama BEI Inarno Djajadi di Jakarta, Kamis, mengatakan, sebagai bagian dari inisiatif Bursa Efek Berkelanjutan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), BEI selalu berusaha untuk menjadi panutan dalam mengimplementasikan dan mendorong para pemangku kepentingan untuk mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) di pasar modal Indonesia. Sebagai salah satu fokus SDG, tujuan kesetaraan gender diharapkan dapat dicapai melalui sensus tersebut.

"BEI sebagai anggota bursa yang berkelanjutan berkomitmen penuh untuk melaksanakan tujuan SDGs, salah satunya adalah kesetaraan gender. Selain role model dalam menerapkan kesetaraan gender, kami juga bertujuan untuk mendorong semua pemangku kepentingan di sektor swasta, terutama perusahaan yang terdaftar, untuk berpartisipasi dalam menerapkan praktik yang baik dalam mendukung pemberdayaan perempuan," ujar Inarno saat memberikan paparan dalam Webinar Rising to the Top: Women Leadership in Executive Position in IDX200.

Baca juga: RI dorong G20 bentuk mekanisme pelaporan indikator gender dalam bisnis

Untuk itu, lanjut Inarno, pihaknya melakukan Women in Executive Leadership in IDX200 Census untuk mengapresiasi dan mendorong emiten dan pemangku kepentingan untuk meningkatkan kesempatan bagi perempuan untuk terlibat dalam pengambilan keputusan strategis dan berpartisipasi aktif dalam tim kepemimpinan eksekutif.

Inarno menyampaikan, berdasarkan riset Morgan Stanley pada 2019, inisiatif kesetaraan dan keragaman gender di tempat kerja berdampak terhadap bisnis yang menghasilkan peningkatan produktivitas dan profitabilitas.

Selain itu, kesetaraan gender juga menghasilkan peningkatan kemampuan untuk menarik dan mempertahankan bakat, kreativitas yang lebih besar, inovasi, ketahanan, meningkatkan reputasi dan brand perusahaan, serta kemampuan yang lebih baik untuk menjaring minat dan permintaan konsumen.

"Oleh karena itu, ketika perusahaan lebih memperhatikan keberlanjutan, terutama kesetaraan gender, mereka tidak mengharapkan kinerja jangka pendek, melainkan juga kinerja jangka panjang yang akan lebih bermanfaat bagi investor," kata Inarno.

Baca juga: BEI ajak pelaku UMKM jadi investor saham

Dalam webinar yang juga merupakan bagian dari acara G20 Presidency of Indonesia’s B20 dan dalam rangka memperingati Hari Kartini 2022, diumumkan juga daftar delapan perusahaan yang dipimpin oleh wanita dan 41 perusahaan dengan Executive Leadership Teams (ELTs) yang gender-balanced pada 2021.

Perusahaan yang dipimpin wanita tersebut adalah perusahaan role model yang mendorong pemberdayaan perempuan di Indonesia dengan memberikan kesempatan kepada perempuan untuk mengambil peran strategis sebagai CEO.

Perusahaan-perusahaan tersebut adalah PT Vale Indonesia Tbk, PT Bank Ganesha Tbk, PT XL Axiata Tbk, PT MNC Studios International Tbk, PT Prodia Widyahusada Tbk, PT Unilever Indonesia Tbk, PT Surya Biru Murni Acetylene Tbk, dan PT Hasnur Internasional Shipping Tbk.

Sementara itu, perusahaan ELT gender-balanced merupakan role model yang mendorong pemberdayaan perempuan di Indonesia dengan jumlah keterwakilan perempuan di ELT mencapai 30 persen atau lebih.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel