BEI: Investor Milenial dan Gen Z Jadi Potensi Pengembangan Pasar modal

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - - Bursa Efek Indonesia (BEI) menyatakan investor berasal dari kalangan milenial dan generasi Z merupakan kelompok potensial untuk menjadi fondasi pengembangan pasar modal ke depan.

Direktur Utama BEI Inarno Djajadi menuturkan, jumlah investor melonjak dengan tambahan 3,6 juta investor baru atau meningkat sekitar delapan kali lipat dalam lima tahun terakhir. Dengan demikian, jumlah investor mencapai 7,5 juta investor.

"Investor saham juga alami peningkatan pesat 1,7 juta jadi 3,4 juta atau meningkat rekor high lonjakan lebih dari 100 persen growth-nya dalam satu tahun terakhir," ujar Inarno saat peresmian penutupan perdagangan BEI 2021, Kamis (30/12/2021).

Ia mengatakan, pertumbuhan jumlah investor itu ditopang lebih dari 1,5 juta investor ritel saham baru yang berasal dari kalangan milenial dan generasi Z dalam setahun terakhir.

"Hal ini menghantarkan investor saham kalangan milenial, generasi Z menjadi kelompok potensial yang akan menjadi fondasi pengembangan pasar modal ke depan," ujar dia.

Total jumlah investor di pasar modal Indonesia per 29 Desember 2021 telah meningkat 92,7 persen menjadi 7,48 juta investor dari sebelumnya 3,88 juta investor per akhir Desember 2020. Jumlah ini meningkat hampir tujuh kali lipat dibandingkan 2017.

Berdasarkan data BEI, pertumbuhan investor ritel pada 2021 ditopang oleh kalangan milenial (kelahiran 1981-1996) dan Gen-Z (kelahiran 1997 – 2012) atau rentang usia ≤ 40 tahun sebesar 88 persen dari total investor ritel baru (per November 2021).

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Sosialisasi dan Edukasi

Suasana kantor Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (10/11). Dari 538 saham yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia, 181 saham menguat, 39 saham melemah, 63 saham stagnan, dan sisanya belum diperdagangkan. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Suasana kantor Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (10/11). Dari 538 saham yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia, 181 saham menguat, 39 saham melemah, 63 saham stagnan, dan sisanya belum diperdagangkan. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Peningkatan jumlah investor juga merupakan hasil dari upaya BEI dan stakeholders dalam melakukan sosialisasi, edukasi, serta literasi kepada masyarakat.

Hingga 29 Desember 2021, di seluruh Indonesia telah berlangsung 10.117 kegiatan edukasi, dengan jumlah peserta mencapai lebih dari 1,2 juta orang.

Dari seluruh kegiatan tersebut, lebih dari 97 persen kegiatan dilakukan secara daring, begitu juga aktivitas sosialisasi kepada para stakeholders lainnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel