Beirer: Kami Harus Konsisten Finis di Tiga Besar

Muhamad Fadli Ramadan
·Bacaan 2 menit

Tahun ini, di KTM akan berjuang dua pembalap muda yang berhasil meraih kemenangan di MotoGP 2020. Beirer merasa skuadnya menjadi salah satu yang terbaik di MotoGP 2021.

Momentum itu diharapkan dapat berlanjut pada musim mendatang karena sebagian besar perangkat motor yang digunakan sama seperti musim lalu.

Pembekuan mesin mengharuskan seluruh pabrikan menggunakan mesin dan casis yang sama untuk menekan pengeluaran di tengah krisis finansial akibat pandemi virus corona.

Namun, KTM masih diperbolehkan membangun mesin baru karena status konsesi mereka baru hilang ketika MotoGP 2021 dimulai.

Untuk itu, KTM terus bekerja keras selama musim dingin untuk memperbaiki masalah yang ada pada musim lalu dan mengganti semua perangkat yang tidak cocok dengan RC16.

Meski kehilangan Pol Espargaro yang menjadi sosok kunci dalam pengembangan RC16, Beirer yakin pembalapnya yang dimiliki sekarang akan membuat motor mereka semakin kuat.

“Brad memang satu langkah di belakang Miguel, tapi dia selalu menunjukkan bisa beradaptasi dengan cepat. Di awal 2020, dia sudah memperlihatkan kestabilan dan punya basis yang lebih kuat,” kata Beirer.

“Saya yakin performanya akan lebih baik pada musim kedua. Sulit untuk memprediksi sudah sampai mana level mereka di tahun ini.

“Setelah dua kemenangan, Miguel menjadi seorang pembalap komplet. Tapi Brad melakukan lompatan besar. Itu sebabnya saya melihat keduanya cukup dekat dalam hal performa.”

Baca Juga:

Stefan Pierer: KTM Harus Raih Titel MotoGP Miguel Oliveira Peringatkan KTM agar Tetapkan Prioritas Oliveira: Saya dan KTM Kombinasi Tepat

Meski telah meraih tiga pole position, tiga kemenangan dan lima podium ketiga dari Pol Espargaro, fan berharap tim kelir oranye itu memperlihatkan peningkatan tahun ini.

“Teman-teman kami yang terkasih telah melihat kami memanen labu tepat waktu di Portimao pada musim gugur,” ujar Beirer sambil tersenyum.

“Saya berjanji kepada semua orang, kami sedang sibung menabur benih. Kami ingin panen besar di 2021.”

Tak dapat dipungkiri, KTM saat ini menjadi penantang serius dalam perebutan kemenangan di setiap balapan dan bisa memperjuangkan gelar.

Beirer menekankan KTM akan berjuang keras untuk tampil konsisten di barisan depan dan akan berusaha meraih gelar juara dunia.

“Saya belum berani mengatakannya. Saya pikir masih ada satu langkah yang perlu kami gapai. Kami masih harus konsisten finis di posisi tiga besar, sebelum dapat membicarakan tentang gelar juara dunia,” Beirer menjelaskan.

“Saya ingin mengambil langkah ini dulu. Kemudian kami bisa menargetkan titel. Saya hanya berusaha berpikir logis untuk bekerja di semua area. Awalnya akan dimulai dari nol dan terus naik. Sebanyak 150 orang yang bekerja pada proyek ini semakin baik setiap harinya.

“Pembalap kami masih muda, jadi mereka juga akan ikut berkembang. Jadi, tak masuk akal jika kami tak mendapat hasil lebih baik pada 2021. Tapi sebelum kami berbicara tentang gelar, ada pembalap lainnya yang jauh lebih baik daripada kami.”