Bejat, Pria Sepuh Setubuhi Anak Tiri

TRIBUNNEWS.COM,SURABAYA- Entah setan mana yang merasuki Solikin (57), Warga Bunut Wetan, Pakis, Malang Jawa timur, yang tega menjadikan anak tirinya, Bunga (15) menjadi pelampiasan nafsu bejatnya selama dua tahun.

Meski baru menikahi ibu korban sejak 2008 lalu, Solikin sudah akrab dengan korban. Makanya tidak ada yang menyangka Solikin tega berbuat tak senonoh pada korban. Menurut penuturan Solikin, perbuatan tak bermoral ini bermula saat Bunga yang baru pulang sekolah datang ke toko Solikin di Pasar Pakis pada 2010 lalu.

Korban yang saat itu sedang duduk di bangku kelas IV SD langsung masuk ke kamar mandi. Solikin mengungkapkan korban minta dia untuk memandikannya. Padahal biasanya korban tidak pernah minta dimandikan, baik oleh ibunya maupun Solikin.

"Saat saya masuk, ternyata dia minta saya juga mandi. Akhirnya terjadi perbuatan itu," kata Solikin, Kamis (4/10/2012).

Sukses menggagahi anak tirinya membuat Solikin ketagihan. Tapi dia harus menunggu kesempatan bila akan melampiaskan nafsu bejatnya. Biasanya Solikin melampiaskannya saat istrinya menimba air di sumber desa. Menurutnya pencabulan juga dilakukan saat korban diajak ke rumahnya di Pare, Kediri.

Perbuatan terakhir dilakukan pada Kamis malam lalu. Korban yang sedang tidur didekati oleh pelaku. Solikin membantah perbuatannya itu dilakukan dengan cara mengancam korban. Menurutnya, kadang korban yang mengajaknya untuk melakukan hubungan suami istri itu.

"Setelah Kamis kemarin, saya tidak melakukan lagi, sampai akhirnya ditangkap Rabu (3/10/2012) malam," terang Solikin.

Berbeda dengan keterangan Solikin, Kasatreskrim Polres Malang, AKP Decky Hermansyah mengungkapkan perbuatan itu selalu disertai ancaman. Korban kadang diancam akan dibunuh atau tidak diberi uang saku. Sering kali korban mengalami kekerasan fisik bila menolak keinginan bapak tirinya.

"Menurut keterangan korban, biasanya pelaku memukul punggungnya bila menolak," kata Decky.

Terbongkarnya kasus ini bermula saat pihaknya mendapat laporan dari aparat desa, Selasa(2/10/2012) lalu. Awalnya korban menceritakan kejadian yang dialaminya pada pengurus PKK tingkat desa yang dikenalnya. Pengurus PKK tersebut kemudian memanggil ibu korban untuk memperjelas kasus tersebut.

"Ibu korban sampai kaget mendengar perbuatan suaminya. Ibu korban lalu melaporkan ke perangkat desa dan dilanjutkan ke kepolisian," tambahnya.

Jawa
  • Kisah Manusia Kerangkeng: Seno Dihias, Giman Digantung
  • Dua Perguruan Silat Ricuh di PN Surabaya
  • Lamongan Gagas Desa Elektronik di 472 Desa
  • Arena Judi Dadu Diobrak Polisi
  • Dokter Ini Rela Jadi Wakilnya Perawat
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.