Bejat, Siswi SMP Disekap dan 15 Hari Diperkosa Bergiliran oleh 6 Orang

Merdeka.com - Merdeka.com - Seorang siswi SMP, CN (14), menjadi korban kekerasan seksual oleh dua pemuda. Ironisnya, korban juga dijual ke empat teman kedua pelaku.

Polisi meringkus salah satu pelaku, RZ (25), tanpa perlawanan di kediamannya di Kecamatan Tugumulyo, Musi Rawas, Sumatera Selatan. Sementara lima pelaku lain dinyatakan buron.

Peristiwa itu bermula saat korban berkenalan dengan RM (DPO) melalui media sosial. Selang beberapa hari, keduanya sepakat bertemu saat hiburan orgen tunggal di Desa Pulau Panggung, Muara Kelingi, Musi Rawas, Rabu (1/6) siang.

Setelah itu, RM mengajak korban mampir ke rumah kontrakan RZ. Di sana ternyata sudah ada empat temannya yang lain, FH, ER, OK, dan JL, yang berstatus DPO.

Sore harinya, korban meminta untuk diantar pulang namun ditolak RZ. RZ dan RM justru mengajak korban ke kamar dan mencabulinya secara paksa dan bergantian.

Saat kejahatan itu berlangsung, empat temannya memergoki dan bermaksud turut menyetubuhi korban. Kondisi itu dimanfaatkan RZ untuk mencari keuntungan.

Dia tidak begitu saja memberikan korban secara gratis melainkan dibayar dengan uang. RZ awalnya meminta empat temannya memberikan Rp1 juta, tetapi akhirnya disepakati Rp500 ribu sesuai uang dimiliki empat temannya.

Dari uang tersebut, RZ memberikan Rp200 ribu kepada korban. Namun uang itu kembali diambil RZ dengan alasan untuk membayar kontrakan.

Tak hanya menjual ke teman-temannya, pelaku juga menyekap korban di kontrakannya selama 15 hari. Selama itu korban disetubuhi enam pelaku secara bergantian.

Pada 15 Juni 2022 pagi, korban berhasil kabur ketika seisi kontrakan sedang sepi. Lantas ia melapor ke polisi didampingi keluarga.

Kasatreskrim Polres Musi Rawas AKP Dedi Rahmat Hidayat mengungkapkan, tersangka yang diamankan adalah orang yang pertama kali mencabuli bersama RM sekaligus menjual ke empat temannya. Perkosaan tersebut terjadi hampir setiap hari secara bergantian.

"Perkenalan korban dan RM lewat Facebook. Setelah nonton pesta, mereka ke kontrakan tersangka RZ. Sejak itulah korban dicabuli dan dijual ke teman-teman RZ," ungkap Dedi, Rabu (20/7).

Dikatakan, perkosaan terjadi sejak hari pertama penyekapan dan berlangsung selama 15 hari. Para pelaku mengunci korban dari luar dan tetap memberikan makan maupun air selama di dalam kamar.

"Total pelaku enam orang. Empat pelaku memberikan uang yang diminta RZ," ujarnya.

Atas perbuatannya, tersangka RZ dikenakan Pasal 81 Undang-undang Nomor 17 Tahun 2016 Tentang penetapan Peraturan Pemerintah Nomor 01 Tahun 2016 tentang perubahan kedua UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak. Dari pasal itu, tersangka terancam dipidana penjara selama 15 tahun. [eko]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel