Bek Naturalisasi Timnas Indonesia dan Malaysia OTW Setim! Sudah Bungkus Jordi Amat, JDT Mau Angkut Dion Cools

Bola.com, Gianyar - Johor Darul Ta'zim (JDT) belum berhenti berburu pemain Asia rasa Eropa. Setelah Jordi Amat, tim berjulukan Harimau Selatan itu mengejar Dion Cools.

Dion Cools adalah pemain naturalisasi Timnas Malaysia. Bek berusia 26 tahun itu lahir di Negeri Jiran, namun besar dan di Belgia.

Saat ini, Dion Cools masih membela klub Belgia, Zulte Waregem dengan status pinjaman dari tim Norwegia, Midtjylland.

"Kami sudah punya hubungan yang lama dengan Dion Cools," kata bos JDT, Tunku Ismail Idris dalam sesi tanya jawab dengan penggemar yang diunggah di YouTube JDTTV, Senin (27/6/2022).

Masih Punya Kontrak

Bek Malaysia, 	Dion Cools, saat ini bermain untuk klub Norwegia, FC Midtjylland , dan wajib diwaspadai Timnas Indonesia pada Piala AFF 2020. (Instagram/@djcools21)
Bek Malaysia, Dion Cools, saat ini bermain untuk klub Norwegia, FC Midtjylland , dan wajib diwaspadai Timnas Indonesia pada Piala AFF 2020. (Instagram/@djcools21)

Dion Cools masih mempunyai kontrak dengan Midtjylland hingga Juni 2023. Tunku Ismail Idris mengatakan JDT tidak mungkin membeli pemain berpostur 185 cm itu.

"Dia ingin bermain di JDT. Situasinya, susah untuk kami mendatangkannya di bursa transfer kali ini karena perkara bujet," jelas pria yang karib dipanggil TMJ itu.

"Dia masih memiliki kontrak di klubnya. Saya kan mendatangkan dia kemungkinan pada akhir tahun ini atau tahun depan," tutur TMJ.

Jordi Amat Gabung

<p>Calon pemain naturalisasi Timnas Indonesia, Jordi Amat memberikan keterangan di depan wartawan saat ditemui di Hotel Sultan, Jakarta, Kamis (26/5/2022) di sela latihan Timnas Indonesia jelang laga uji coba menghadapi Bangladesh. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)</p>

Calon pemain naturalisasi Timnas Indonesia, Jordi Amat memberikan keterangan di depan wartawan saat ditemui di Hotel Sultan, Jakarta, Kamis (26/5/2022) di sela latihan Timnas Indonesia jelang laga uji coba menghadapi Bangladesh. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Jika bergabung dengan JDT, Dion Cools akan berduet dengan calon pemain naturalisasi Timnas Indonesia, Jordi Amat.

TMJ telah memastikan bahwa bek asal Spanyol itu akan bergabung dengan tim berjuluk Harimau Selatan ini pada pertengahan Liga Super Malaysia.

"Dia akan menjadi pemain JDT. Memang betul dia punya darah Indonesia. Ini menjadi peluang JDT untuk mendapatkan pemain asal Spanyol yang begitu berpengalaman dan berkualitas," imbuh TMJ.

Tunggu Paspor Indonesia

<p>Calon pemain naturalisasi Timnas Indonesia, Jordi Amat memberikan keterangan di depan wartawan saat ditemui di Hotel Sultan, Jakarta, Kamis (26/5/2022) di sela latihan Timnas Indonesia jelang laga uji coba menghadapi Bangladesh. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)</p>

Calon pemain naturalisasi Timnas Indonesia, Jordi Amat memberikan keterangan di depan wartawan saat ditemui di Hotel Sultan, Jakarta, Kamis (26/5/2022) di sela latihan Timnas Indonesia jelang laga uji coba menghadapi Bangladesh. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Namun, JDT masih menunggu pemerintah Indonesia untuk memberikan paspor bagi Jordi Amat sebelum memainkannya di Liga Super Malaysia.

Bersama dua pemain Eropa lainnya, Sandy Walsh dan Shayne Pattynama, Jordi Amat tengah mengurus proses naturalisasi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI).

"Kami masih menunggu PSSI untuk memberikan paspor Indonesia kepada Jordi Amat," tutur TMJ.

Proses Sampai Mana?

<p>Calon pemain naturalisasi Timnas Indonesia, Jordi Amat memberikan keterangan di depan wartawan saat ditemui di Hotel Sultan, Jakarta, Kamis (26/5/2022) di sela latihan Timnas Indonesia jelang laga uji coba menghadapi Bangladesh. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)</p>

Calon pemain naturalisasi Timnas Indonesia, Jordi Amat memberikan keterangan di depan wartawan saat ditemui di Hotel Sultan, Jakarta, Kamis (26/5/2022) di sela latihan Timnas Indonesia jelang laga uji coba menghadapi Bangladesh. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Hasani Abdulgani mengungkapkan bahwa proses naturalisasi ketiganya telah tuntas di Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg).

Pengajuan ketiganya lalu diteruskan ke DPR RI untuk diminta persetujuan sebelum dikembalikan ke Kemensetneg guna diterbitkan Keputusan Presiden (Keppres).

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel