Bekasi Bakal Jadi Kota Santri

·Bacaan 1 menit

VIVAKota Bekasi diwacanakan sebagai Kota Santri. Saat ini, Peraturan Daerah (Perda) Pesantren tengah digodok anggota DPRD setempat.

"Program ini turunan UU Pesantren (UU No 18 Tahun 2019)," kata anggota Pansus 19 DPRD Kota Bekasi, Ahmad Ustuchri, Jumat 27 Agustus 2021.

Ustuchri menjelaskan, saat ini Jawa Barat sudah memiliki Perda Pesantren. Sehingga, Kota Bekasi idealnya menjadi kota santri, apalagi dilatarbelakangi banyak pahlawan.

"Tidak sekadar lip service tapi juga ada hal-hal konkret misalnya persoalan bantuan sarana prasarana penguatan operasional pesantren dan lain sebagainya,” jelasnya.

Menurut Ustuchri, selama ini yang menikmati BOS daerah adalah sekolah sekolah di bawah Pendidikan Nasional. "Tapi pesantren sendiri belum tersentuh secara keseluruhan, hanya kita berharap ada hal-hal yang sifatnya lebih konkret,” ujarnya.

Sejauh ini, kata Ushtuchri, sarana prasarana pesantren rata-rata adalah hasil dari kemandirian para ulama. Sehingga, bisa mendapatkan pendidikan yang layak.

Meski begitu, kata dia, Perda pesantren ini mudah-mudahan bisa menjadi jawaban. Dan dalam pembahasan ini akan melibatkan para ulama, dan stakeholder.

"Sehingga, nanti pas hari santri nasional tidak sekedar seremonial saja, tapi ada hal yang dapat menumbuhkan peran negara dalam membangun mental spiritual," katanya.

Seperti yang diketahui berdasarkan data dari Kemenag jumlah pondok pesantren di Kota Bekasi sebanyak 7 titik. Kemudian, jumlah santri mukim sebanyak 830 orang, dan yang tidak mukim sebanyak 43 orang.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel