Bekasi Disebut Masih Aman dari COVID-19 Varian Baru

Syahrul Ansyari, Dani (Bekasi)
·Bacaan 1 menit

VIVA - Wilayah Bekasi mengklaim masih bebas dari bahaya penyebaran COVID-19 varian baru B117 asal Inggris. Meski penyebarannya sudah sampai ke Karawang, tapi hingga kini belum ditemukan kasus baru.

"Kami akan terus kordinasi dengan Satgas Provinsi Jawa Barat maupun pusat atas penyebaran varian baru ini," kata Bupati Bekasi, Eka Supri Atmadja, Jumat, 4 Maret 2021.

Meski begitu, Eka mengaku pihaknya terus mengingatkan kepada masyarakat atas pentingnya protokol kesehatan. Hal itu dilakukan untuk membuat perlindungan diri mencegah penyebaran COVID-19.

Baca juga: 8 Warga Brebes Kontak dengan TKI Terpapar Virus B117 Diisolasi Ketat

Bahkan, kata Eka, pihaknya akan menerapkan surat izin keluar masuk (SIKM) kepada warga Karawang, maupun sebaliknya. Namun, dia mengaku, masih akan melihat eskalasinya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Bekasi Dezy Syukrawati mengatakan sejauh ini belum ditemukan kasus varian baru. Karena, kata dia, diagnosis varian baru COVID-19 sama dengan varian sebelumnya.

"Diagnosisnya masih sama," katanya.

Dezy mengaku, pihaknya sudah mengetahui penyebaran virus corona dari inggris B117. Apalagi, kata dia, belum ada laporan dari ahli atau penyelidi adanya kasus varian baru di Bekasi.

"Sejauh ini belum ada," katanya.

Dua tenaga kerja indonesia (TKI) Arab Saudi asal Kabupaten Karawang sudah dinyatakan negatif setelah sebelumnya terpapar virus varian baru (B117) asal Inggris. Kabupaten Bekasi merupakan daerah yang berbatasan dengan Kabupaten Karawang.