Bekuk PSM Lewat Adu Penalti, Persija ke Partai Final Piala Menpora

Pratama Yudha
·Bacaan 3 menit

VIVAPersija Jakarta sukses melangkahkan kakinya ke partai final Piala Menpora 2021 setelah mengalahkan PSM Makassar lewat babak adu penalti. Macan Kemayoran menang 4-3 setelah imbang tanpa gol dalam 2x90 menit.

Bermain di Stadion Manahan, Solo, Minggu 18 April 2021, sama-sama membutuhkan kemenangan untuk lolos ke final membuat PSM dan Persija menerapkan tempo tinggi sejak awal pertandingan. Kerasnya laga ini sudah mulai terlihat sejak awal laga.

Yakob menjadi pemain paling menonjol di kubu Juku Eja. Dia dua kali memberikan ancaman pada gawang Macan Kemayoran. Lewat tembakan melambung dan umpan yang gagal dijangkau Patrich Wanggai.

Persija membuat jantung pemain PSM berdegup kencang pada menit 26. Riko Simanjuntak memberi umpan silang yang gagal disambut Marko Simic. Bola liar diambil Alfath Faathier namun tembakannya mengarah tepat ke pelukan Hilman Syah.

Permainan mulai menjurus keras jelang babak pertama berakhir. Wasit sampai mengeluarkan tiga kartu kuning untuk PSM. Sedangkan, Persija baru menerima satu kartu kuning. Meski begitu, belum ada gol tercipta di babak pertama.

Persija kembali mengambil inisiatif serangan ketika babak kedua dimulai. Marko Simic sempat mendapat peluang lewat tandukannya yang masih menyamping di sisi kanan gawang PSM.

Perubahan coba dilakukan PSM dengan memasukkan dua pemain yang memiliki kecepatan, Saldy dan Zulham Zamrun, di menit 52. Berharap, keduanya bisa mengubah peruntungan Juku Eja agar lebih tajam di lini depan.

Tapi, justru tim besutan Sudirman itu yang kembali mendapat peluang. Kali ini, Osvaldo Haay coba beraksi menguji ketangguhan Hilman. Namun, tandukannya masih lemah dan dengan mudah diamankan Hilman di menit 57.

PSM praktis lebih banyak bertahan sepanjang babak kedua. Persija tak memberikan PSM ruang untuk membahayakan gawang Andritany Ardhiyasa.

Setelah cukup lama terkurung, PSM mengejutkan Macan Kemayoran jelang waktu normal berakhir. Dua peluang emas langsung didapat oleh Yakob Sayuri dan Zulham Zamrun.

Sepakan Yakob di menit 88 berhasil ditepis oleh Andritany. Semenit berselang, giliran tandukan Zulham melambung di atas mistar gawang Persija.

Belum ada gol tercipta hingga pertandingan usai. Pertandingan terpaksa dilanjutkan ke babak adu penalti lantaran tak ada gol yang hadir dalam dua leg.

Drama pun kembali tercipta di babak adu tos-tosan. Butuh hingga 16 eksekutor, masing-masing delapan penendang, guna menentukan pemenang di duel ini.

Simic yang jadi eksekutor pertama gagal menunaikan tugasnya dengan sempurna. Sementara, PSM berhasil membuka keunggulan lewat Hasim Kipuw.

Kemudian, Persija mengirim Rohit Chand, Yann Motta, Marc Klok, dan Tony Sucipto yang bisa mencetak angka. Sementara, Novri Setiawan, Sandi Sute, dan Riko Simanjuntak gagal menunaikan tugasnya.

Kubu PSM sempat membuka asa setelah Rasyid Bakri dan Sutanto Tan berhasil mengeksekusi dengan sempurna. Sayang, Yakob Sayuri membuat impian Juku Eja melaju ke partai final sirna.

Sebab, kegagalannya jadi titik balik untuk Persija. Meski sebelumnya Abdul Rachman juga gagal, tapi jika dia berhasil, PSM yang akan melenggang ke partai puncak.

Sayang, setelah Yakob, berturut-turut Zulham Zamrun, Saldy, dan Zulkifli Syukur tak mampu menceploskan bola ke dalam gawang. Persija pun berhak lolos ke final berkat kemenangan 4-3 dari adu penalti.

Susunan pemain

Persija Jakarta: Andritany Ardhiyasa (PG); Novri Setiawan, Yann Motta, Otavio Dutra, Tony Sucipto, Alfath Faathier (Afrianto Nico 71'), Marc Klok, Osvaldo Haay, Rohit Chand, Riko Simanjuntak, Marko Simic.

PSM Makassar: Hilman Syah (PG); Zulkifli Syukur, Hasim Kipuw, Erwin Gutawa, Abdul Rachman, M Arfan, Sutanto Tan, Rasyid Bakri, Yakob Sayuri, Rizky Eka (Zulham Zamrun 54'), Patrich Wanggai (Saldy 54').