Belajar dari NTT, PLN Mulai Mitigasi Tower Listrik ke Area Aman

Dusep Malik, Mohammad Yudha Prasetya
·Bacaan 1 menit

VIVA – Direktur Utama PT PLN (Persero), Zulkifli Zaini menegaskan, dari bencana akibat badai Siklon Tropis Seroja yang menerpa sejumlah wilayah di Nusa Tenggara Timur (NTT) beberapa waktu lalu, pihaknya telah mengambil berbagai pelajaran guna mengamankan distribusi jaringan listrik ke depannya.

Dipastikan, PLN akan melakukan mitigasi untuk menempatkan tower-tower listrik yang rawan ke tanah yang lebih stabil, sambil memperkuat fondasi tapak.

"Selain itu kami di PLN juga akan memperkuat sistem kelistrikan Timor dengan membangun dua jalur eksisting 70 kV, dan jalur kedua bertegangan 150 kV," kata Zulkifli dalam telekonferensi, Rabu 21 April 2021.

Karenanya, Zulkifli pun memastikan bahwa mekanisme inspeksi dan pemeliharaan rutin pada jaringan distribusi 20 kV, juga akan secara rutin dikerjakan oleh pihaknya.

"Sebab jaringan itulah yang akan menghubungkan listrik sampai ke rumah-rumah pelanggan," ujar Zulkifli.

Selain itu, atas nama PLN Zulkifli pun mengucapkan terima kasih untuk dukungan seluruh pihak, yang telah mendukung PLN dalam berbagai upaya percepatan pemulihan listrik di seluruh wilayah NTT yang terdampak Siklon Tropis Seroja beberapa waktu lalu.

"Tim Relawan dari berbagai daerah, para stakeholder, Pemerintah Daerah, Korps TNI-Polri, jajaran Forkopimda, teman-teman media, dan masyarakat," kata Zulkifli.

Dia berharap, kehadiran kembali listrik di wilayah-wilayah tersebut akan membuat senyum warga kembali cerah, dan perekonomian di wilayah NTT juga bisa kembali bergairah.

Kerja keras dan perjuangan tak kenal lelah di tengah puasa Ramadhan bagi sebagian petugas di lapangan, telah membuat progres perbaikan dan pemulihan jauh lebih cepat daripada perkiraan sebelumnya.

"Tower 19 yang roboh sudah tergantikan oleh tower emergency, tepat pada tanggal 18 April 2021 pukul 17.53 WITA tersambung. Sehingga hampir 170 ribu pelanggan di empat kabupaten di Pulau Timor, sudah dapat menikmati listrik kembali," ujarnya.