Belajar dari Zhang Yong, Pengusaha Sukses yang Sempat Putus Sekolah

Merdeka.com - Merdeka.com - Ungkapan kerja keras tak akan mengkhianati hasil menjadi salah satu motivasi bagi sebagian orang. Bagi siapa yang bekerja keras dan yakin pada dirinya, pasti akan berhasil. Hal ini dibuktikan oleh salah satu orang terkaya ke-6 di Singapura, Zhang Yong.

Dia dikenal sebagai pengusaha restoran hot pot bernama Haidilao yang mempunyai ratusan cabang di seluruh dunia. Namun siapa sangka dia dulunya adalah seorang anak putus sekolah yang bahkan tidak pernah makan di restoran hingga usia 19 tahun.

Dia berasal dari pedesaan di China bernama Jianyang. Namun kehidupan yang pas-pasan membuat dirinya harus putus sekolah. Meski begitu semangat belajarnya tidak surut, dia rutin membaca di perpustakaan agar terus mendapat pengetahuan.

Karena kehidupan yang keras membuatnya harus bekerja di usia muda. Zhang bekerja di pabrik las dengan gaji sekitar Rp200 ribu perbulan. Dan kemudian di usianya 19 tahun untuk pertama kalinya Zhang bisa makan di restoran hot pot.

Sayang pengalaman pertamanya berakhir buruk karena pelayan di restoran tempatnya makan tidak memuaskan bahkan makanan yang disajikan juga kurang nikmat. Hingga pada tahun 1994, Zhang nekat membuka restoran dan meninggalkan pekerjaannya sebagai buruh di pabrik

Pengalamannya makan Hot Pot memberinya motivasi untuk menyajikan makanan dan pelayanan berkualitas kepada pelanggan. Zhang akhirnya berhasil membuka restoran hot pot bernama Haidilao walaupun saat itu hanya memiliki 4 meja di dalamnya. Sayangnya uang yang dimilikinya tidak banyak untuk meneruskan usaha hingga akhirnya dia memberanikan diri meminjam Rp 20 juta dari tiga temannya.

Kerja kerasnya dan usahanya berbuah manis, restoran yang dibangunya terus berkembang hingga mempunyai 300 cabang di mancanegara. Kini Zhang memiliki Rp 275 triliun bahkan pernah tercatat sebagai orang kaya ke-4 di Singapura dalam majalah Forbes.

Reporter Magang: Hana Tiara Hanifah [azz]