Belajar ke Berbagai Negara, MRT Optimis Jadi Operator Kelas Dunia di 2023

Merdeka.com - Merdeka.com - Direktur Operasi dan Pemeliharaan MRT Jakarta (Perseroda), Muhammad Effendi optimis bahwa cita-cita MRT Jakarta untuk jadi operator kelas dunia (world class operator) 2023 bisa tercapai.

"Yang kami tuju tidak tanggung-tanggung, jadi world class operator. Bahkan di situ saya sudah sampaikan, di 2023 kita harus jadi world class operator. Bisa enggak? Bisa banget," kata Effendi dalam sebuah sesi webinar, Rabu (8/6).

Effendi menjamin, MRT Jakarta sudah punya berbagai kriteria kelas dunia, baik secara fasilitas maupun sumber daya manusia (SDM) yang mengoperatorinya.

"Satu facility internasional kita sudah punya. Kedua orang-orangnya harus world class standard, kita punya. Orang-orangnya pinter-pinter, jago Bahasa Inggris, dan pengalaman," ungkapnya.

Selain itu, MRT Jakarta disebutnya sudah dimintai bantuan oleh negara luar seperti Myanmar, Filipina sebagai konsultan hingga pemberi pelatihan. "Jadi kalau mau bikin target kita tidak nanggung-nanggung. Kita harus ngomong jauh ke depan," imbuhnya.

Berguru ke Berbagai Negara

Menurut Effendi, MRT Jakarta harus mampu menunaikan mandat menjadi world class operator, seperti yang tertulis di Peraturan Daerah (Perda) DKI Jakarta Nomor 3 Tahun 2008.

Dari situ, para awak di belakang layar MRT Jakarta lantas berguru ke berbagai operator di negara seperti Jepang, Hong Kong, India, Singapura, hingga Malaysia.

"Jadi sudah berbeda negara, walaupun ke satu negara kita tidak hanya ke satu operator. Jadi 2017-2018 kami ke Jepang, ke berbagai operator yang ada di Jepang, enggak cuman satu. Tidak copy paste ke satu saja. Yang mana the best kita datangin," tutur Effendi.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com [idr]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel