Belajar Mobil Manual, Jangan Lupa Perhatikan Tujuh Hal Ini

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Memiliki pedal kopling, mobil manual dinilai lebih sulit dikendarai karena membutuhkan keahlian dan kewaspadaaan lebih tinggi. Karena itu, pengendara dituntut selalu fokus saat sedang berkendara.

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, terdapat tujuh hal penting yang bisa menjadi panduan, terlebih bagi pengendara pemula yang sedang belajar mengemudi mobil manual. Berikut ulasannya dilansir Garda Oto, Selasa (4/8/2020).

1. Mengenal dan Memahami Fitur Mobil

Hal utama yang harus diperhatikan saat belajar berkendara ialah mengenal fitur yang terdapat pada kendaraan, seperti rem, gas dan kopling. Selain itu, tombol lain seperti lampu sign, klakson, dan wiper harus diketahui dengan benar.

Untuk perpindahan gigi mobil atau persneling, biasanya dimulai dari angka 1 sampai dengan 5. Kemudian, ada posisi R untuk posisi mundur. Jika sudah menguasai semua letak dan kegunaan fitur, pastinya pengendara akan lebih mudah saat menyetir mobil manual.

2. Rajin Berlatih

Jangan takut berlatih. Pilih lapangan luas dan memungkinkan untuk latihan mengendarai mobil manual. Jika Anda sudah lancar menguasai teknik menyetir dengan benar, selanjutnya cari lokasi yang lebih menantang seperti jalan raya dan memarkirkan kendaraan.

3. Fokus

Ketika sedang mengemudi, pastikan kondisi tubuh dalam keadaan rileks. Jangan panik atau gugup, karena dapat mengganggu konsentrasi selama berkendara. Atur nafas dalam-dalam dan pastikan diri Anda tenang terlebih dahulu.

4. Proses Menyalakan Mesin Mobil

Pastikan mobil dalam keadaan netral sebelum menyalakan mesin mobil. Cek kembali 3 jenis pedal pada kaki. Khusus pedal sebelah kiri berfungsi sebagai kopling, rem pada bagian tengah, dan kanan untuk gas.

Pahami dan ingat, jangan sampai Anda salah menginjak ketiga pedal saat sedang berkendara.

5. Menyeimbangkan Gas dan Kopling dengan Benar

Ketika sedang menekan gas, pengendara harus mengangkat kopling secara perlahan-lahan. Apabila kopling diangkat terlalu cepat, ada dua hal yang bisa terjadi, yakni jalan mobil tersendat atau mesin secara tiba-tiba mati.

6. Mengatur Kecepatan

Kopling berfungsi untuk menambah atau menurunkan kecepatan. Caranya dengan menginjak kopling dengan prinsip jungkat-jungkit. Ulangi langkah tersebut pada saat mengatur kecepatan mobil supaya tak tersendat saat berjalan.

7. Teknik Pengereman

Agar menjaga mobil tetap stabil, pengendara harus menguasai teknik pengereman. Kaki harus bergeser meninggalkan gas dan menginjak rem. Supaya tidak bingung, injak rem apabila ingin memperlambat laju mobil.