Belajar Teknik Penulisan Artikel Cek Fakta Bersama UNNES dan Liputan6.com

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Universitas Negeri Semarang (UNNES) bersama Liputan6.com kembali mengadakan kursus dengan membawa tema Fact-Checking and Emerging Technologies yang diadakan secara daring pada Selasa (24/8/2021). Kursus ini merupakan bagian dari pelaksanaan program Kredensial Mikro Mahasiswa Indonesia (KMMI) yang digagas Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud).

Berbeda dengan kursus sebelumnya, paparan materi yang diberikan kepada mahasiswa mencakup tentang teknik penulisan artikel cek fakta, khususnya yang dilakukan Liputan6.com.

Tim Cek Fakta Liputan6.com memaparkan tiga tahap utama untuk menulis sebuah artikel cek fakta. Tahap pertama, pemaparan klaim, dilanjutkan dengan tahap penelusuran fakta serta kesimpulan. Pemaparan klaim dapat ditulis dengan menyebutkan bunyi klaim, nama akun pengunggah serta nama platform yang menyebarkan klaim.

Tahap berikutnya yaitu penelusuran fakta. Tahapan ini dilakukan dengan cara mengumpulkan data terkait klaim, melakukan verifikasi kepada objek klaim serta ahli yang berkompeten untuk memberikan informasi yang benar dari klaim tersebut. Kedua tahap tersebut merupakan tahap penting yang harus dilakukan dengan teliti.

"Jadi, check and recheck bukan cuma pada saat kita menelusuri fakta, bukan cuma pada saat menelusuri hoaks. Tapi, juga pada saat kita membaca klaim. Jangan sampai justru klaim kita sendiri salah. Kita sudah buat klaim hoaks, tapi malah klaim kita jadi hoaks," ucap Redaktur Pelaksana Kanal Cek Fakta Liputan6.com, Edu Krisnadefa, Selasa (24/8/2021).

Setelah selesai melakukan kedua tahap tersebut, penulis akan memberikan kesimpulan terkait klaim dengan tujuh kategori yaitu benar, salah, klarifikasi, di luar konteks, sebagian benar atau sebagian salah, belum terbukti, dan hoaks.

Tim Cek Fakta Liputan6.com yang diwakilkan oleh Edu Krisnadefa dan Adyaksa Vidi juga mengatakan, tingginya tingkat literasi digital yang dimiliki mahasiswa juga merupakan faktor kuat mendorong mereka dalam proses pengerjaan cek fakta. Hal ini membuktikan bahwa literasi digital merupakan hal penting bagi masyarakat untuk dapat menangkal selebaran hoaks.

(MG/Amadea Claritta)

*** Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi patner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel